ANALISASIBERNEWS.COM I PONTIANAK – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar resmi memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) jajaran Polda Kalbar pada Selasa (28/7/2026).
Dalam mutasi besar tersebut, AKBP Sanny Handityo resmi diamanahkan untuk mengemban tugas baru sebagai Kapolres Sambas, menggantikan AKBP Wahyu Jati Wibowo.
Pergeseran ini menandai babak baru dalam perjalanan karier AKBP Sanny Handityo di wilayah hukum Polda Kalbar. Sebelum dipercaya memimpin Polres Sambas, ia memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat dengan sukses menjabat sebagai Kapolres Sintang.
Posisi lama yang ditinggalkannya di Sintang kini diserahkan kepada AKBP Budi Hartono Sutrisno.Mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel Polri.
Selama memimpin Polres Sintang sejak Juli 2025, AKBP Sanny Handityo menorehkan berbagai pencapaian penting. Program unggulannya berfokus pada penguatan internal, aksi sosial, dan stabilitas keamanan wilayah:
Program Sosial “Polres Sintang Berbagi”: Kegiatan rutin mingguan yang menyasar masyarakat kurang mampu serta memberikan bantuan nyata untuk pembangunan sarana ibadah demi mempererat kerukunan antarumat beragama.
Penegakan Disiplin & Waskat Internal :
Menerapkan Pengawasan Melekat (Waskat) yang ketat terhadap personel indisipliner guna membangun mentalitas Bhayangkara yang presisi dan tepat waktu. Langkah tegas ini mendapat apresiasi tinggi dari Polda Kalbar.
Simulasi Taktis Pengamanan Makro :
Memimpin metode simulasi taktis Tactical Wall Game (TWG) untuk pemetaan kerawanan wilayah. Strategi ini sukses mengamankan puluhan ribu penonton pada gelaran berskala besar seperti Kapuas Raya Festival (Kapura Fest) 2026.
Pencegahan Narkoba Lintas Sektoral :
Mendukung penuh penguatan kolaborasi lintas sektoral untuk pencegahan narkoba pada komunitas pelajar guna mewujudkan program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) di Kabupaten Sintang.
Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy melalui Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengoptimalkan kinerja satuan serta meningkatkan pelayanan publik di Kalimantan Barat.
“Mutasi ini bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan profesionalisme dan regenerasi kepemimpinan. Pejabat baru diharapkan segera beradaptasi dan memastikan situasi kamtibmas di Kalimantan Barat tetap kondusif,” ujar Bambang.
( Sani )



