x
Hotline News

Nelayan Deliserdang Terlumpuhkan, SPBU Cinta Rakyat Kosong Solar Sepekan – Penebusan 40 Ribu Liter Belum Dikirim

waktu baca 2 menit
Senin, 25 Mei 2026 15:39 28 Kaperwil Banten

Deli Serdang,|AnalisasiberNews.com – Keresahan mendalam menyelimuti masyarakat Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, setelah Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar di SPBU setempat mengalami kekosongan total selama sepekan. Kondisi ini melumpuhkan aktivitas perekonomian warga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan tradisional.

Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang H. Rakhmadsyah menyebut pasokan Solar yang tersendat telah membuat para nelayan tidak bisa melaut untuk mencari nafkah. “SPBU Cinta Rakyat sudah seminggu kosong minyak solarnya. Kondisi ini sangat meresahkan masyarakat, apalagi sebagian besar warga di sana adalah nelayan yang kapalnya murni bergantung pada Solar,” ujarnya kepada wartawan.

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menjelaskan bahwa dirinya telah turun langsung berkoordinasi dengan perwakilan masyarakat dan pihak manajemen SPBU untuk mencari klarifikasi masalah tersebut. Dari hasil konfirmasi dengan pengawas SPBU Tono, terungkap bahwa pihak pangkalan sudah melakukan penebusan pasokan sebanyak 40 ribu liter ke Pertamina, namun barangnya belum dikirim dengan alasan kuota untuk SPBU tersebut sudah habis.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan dan jeriken milik warga mulai membeludak dan memadati area SPBU Cinta Rakyat. Warga bertahan di lokasi dengan harapan pasokan bahan bakar datang sewaktu-waktu.

Rakhmadsyah mendesak BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga segera memberikan solusi diskresi atau penambahan kuota darurat. Ia memperingatkan agar instansi terkait tidak menutup mata terhadap situasi yang bisa memanas jika hak mendasar para pekerja pesisir ini diabaikan.

“Masyarakat sudah mulai ramai mengantre di SPBU. Kita sangat berharap ada solusi cepat dari pihak terkait sehingga Solar tidak sempat kosong berlarut-larut. Kalau sempat dibiarkan terus tanpa kejelasan, kita takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan,” pungkasnya tegas.

 

(RiL3N)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x