x
Hotline News

FGD Pengembangan Nanas Dorong Kemajuan UMK dan Ekonomi UMK Binaan PT Bukit Asam di Kecamatan Kelekar

waktu baca 2 menit
Selasa, 19 Mei 2026 12:52 41 siberadmin

MUARA ENIM,| AnalisasiberNews.com – Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Nanas bagi Usaha Mikro Kecil (UMK) binaan PT Bukit Asam digelar di Aula Kantor Camat Kelekar, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muara Enim, Selasa (19/05/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pengembangan potensi pertanian lokal, khususnya komoditas nanas, sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui UMK.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni, M.Si., Camat Kelekar Herry Mulyawan, S.P., M.M., perwakilan PT Bukit Asam, Dinas Koperasi, Kapolsek Gelumbang yang diwakili Bhabinkamtibmas Raju, Babinsa, pendamping desa, kepala desa se-Kecamatan Kelekar, Satpol PP, KUA, para pelaku UMK, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Camat Kelekar Herry Mulyawan menyampaikan bahwa Kecamatan Kelekar memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya budidaya nanas yang selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat.

Menurutnya, melalui kegiatan FGD ini diharapkan lahir berbagai gagasan, inovasi, serta kerja sama nyata guna meningkatkan kualitas produksi, pemasaran, hingga pengolahan hasil nanas agar memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam mendukung perkembangan UMK agar mampu bersaing dan berkembang secara berkelanjutan. Selain itu, pembinaan yang dilakukan PT Bukit Asam dinilai sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan kapasitas usaha dan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Sementara itu, Wakil Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni, M.Si. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan FGD tersebut. Ia menilai pengembangan komoditas nanas memiliki peluang besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Kecamatan Kelekar.

Menurutnya, apabila dikelola secara optimal, hasil pertanian nanas tidak hanya dipasarkan dalam bentuk buah segar, tetapi juga dapat diolah menjadi berbagai produk UMK bernilai jual tinggi.

Wakil Bupati juga berharap seluruh pihak terus mendukung program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan UMK agar mampu menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap sektor pertanian dan UMK sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Kegiatan FGD berlangsung penuh antusias dengan diisi diskusi dan penyampaian berbagai masukan dari peserta terkait strategi pengembangan budidaya nanas, peningkatan kualitas produk, pemasaran, hingga peluang kerja sama ke depan.

Melalui kegiatan ini, Kecamatan Kelekar diharapkan semakin maju dan dikenal sebagai salah satu sentra pengembangan nanas unggulan di Kabupaten Muara Enim.

(Lp. Firdaus)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x