GARUT JAWA BARAT, – AnalisaSiberNews.com – Kamis (8/10/2026) — Laga final turnamen sepak bola antar-desa (Tarkam) U-23 di Desa Bojong, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, berakhir keruh pada Kamis sore. Bentrokan pecah seketika setelah wasit meniup peluit panjang menandai berakhirnya pertandingan antara Desa Paas Pameungpeuk melawan Desa Cihikeu.
Sekitar 2.000 suporter dari kedua belah pihak terlibat aksi saling serang dan adu pukul. Jumlah petugas keamanan yang terbatas di lokasi membuat massa sulit dikendalikan, hingga keributan meluas dari tengah lapangan ke jalan desa dan warung-warung warga sekitar.
Kapolres Garut, AKBP Niko N. Adi Putra, mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meski sejumlah suporter menderita luka-luka. Diketahui, turnamen ini berlangsung tanpa mengantongi izin resmi dari aparat kepolisian.
“Polisi telah mengamankan beberapa pihak yang diduga sebagai provokator dan memanggil panitia penyelenggara untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait kelalaian pelaksanaan acara tanpa izin serta ketiadaan pengamanan ekstra dari TNI-Polri,” tegas AKBP Niko N. Adi Putra.(**) Ajn



