MEDIA ANALISASIBERNEWS.COM
Media AnalisasiberNews.com terus memperkuat jaringan perwakilan redaksi di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung penyampaian informasi yang cepat, akurat, berimbang, dan profesional kepada masyarakat.

KOTA BANDUNG, – AnalisaSiberNews.com – Kamis (22/10/2026) — Suasana siang yang tenang di kawasan Jalan Mbah Jaksa, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, tiba-tiba berubah menjadi cemas pada Kamis siang, 22 Oktober 2026, saat kobaran api melanda sejumlah bangunan perumahan warga. Asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit biru, terlihat jelas dari jarak yang cukup jauh dan langsung menarik perhatian warga di sekitar lokasi.
Berdasarkan informasi yang diterima, kebakaran bermula dari salah satu bangunan di tengah permukiman padat penduduk yang sebagian besar memiliki atap berbahan genteng merah. Dalam foto yang beredar di media sosial, terlihat gumpalan asap tebal berwarna abu-abu kehitaman yang naik ke udara, menandakan intensitas api yang cukup besar. Beberapa warga bahkan terlihat berada di atas atap rumah mereka, menyaksikan kejadian dari kejauhan dengan raut wajah yang cemas dan khawatir, takut api dengan cepat menjalar ke bangunan tempat tinggal mereka.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti yang memicu terjadinya kebakaran belum dapat diketahui secara pasti. Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai jumlah bangunan yang terbakar maupun adanya korban jiwa dalam peristiwa ini. Pihak berwenang masih melakukan peninjauan di lokasi untuk memastikan data yang akurat.
Saat ini, unit pemadam kebakaran tengah bergegas menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Akses jalan menuju lokasi yang berada di tengah permukiman padat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Oleh karena itu, warga sekitar dihimbau untuk tetap tenang, menjauhi area yang rawan, dan memberikan ruang yang cukup bagi kendaraan pemadam kebakaran agar dapat segera tiba di lokasi dan memadamkan api dengan cepat.
Kita berharap semoga api dapat segera dipadamkan, tidak ada korban jiwa, dan kerugian yang dialami warga dapat diminimalisir.(**) Ajn

Tidak ada komentar