

KETUNGAU TENGAH, SINTANG – Menanggapi urgensi pelestarian lingkungan serta mitigasi risiko bencana, serangkaian aksi strategis berupa koordinasi, anjangsana, dan Komunikasi Sosial (Komsos) lintas sektoral resmi digelar di wilayah Kecamatan Ketungau Tengah pada Minggu (30/8/2026).
Langkah proaktif ini diinisiasi Tim SATGAS PENYULUH KARHUTLA dari Mabes TNI yang diwakili oleh Kolonel Tum Firganzah, ST. ( Staf Ahli Koopsau ) dan Kapten Arh Murianto, S.T., M.T. ( Danramil Maron Kodim Probolinggo Rem 083 Dam V Brawijaya ) guna mengeskalasi kesadaran kolektif serta memperkuat komitmen preventif terhadap fenomena Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kerap mengancam ekosistem regional.
Aksi integratif ini dilaksanakan secara simultan melalui kunjungan kerja struktural ke beberapa titik sentral, meliputi Kantor Kecamatan Ketungau Tengah, Kantor Polsek Ketungau Tengah, hingga pendekatan persuasif langsung ke kediaman warga setempat. Agenda ini didesain sebagai instrumen penguat jembatan komunikasi antara tim penyuluh, birokrasi pemerintahan, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat sipil demi mematangkan strategi preventif yang komprehensif.
Dalam forum koordinasi di Kantor Kecamatan Ketungau Tengah, tim penyuluh melakukan pemetaan spasial dan analisis topografi terkait potensi kerawanan Karhutla. Diskusi difokuskan pada optimalisasi peran aparatur distrik dalam menggerakkan partisipasi publik guna mereduksi aktivitas pembakaran lahan secara ilegal.

Akselerasi taktis kemudian dimatangkan di Kantor Polsek Ketungau Tengah bersama jajaran Koramil, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Pembahasan doktrinal ini menekankan krusialnya sinergi trias-politika lokal (TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan) dalam membangun sistem deteksi dini (early warning system), standardisasi pelaporan, dan prosedur penanganan awal (first response) komparatif saat indikasi titik api (hotspot) teridentifikasi.
Melengkapi pendekatan formal, tim penyuluh mengimplementasikan metode humanis melalui anjangsana normatif ke basis-basis pemukiman. Lewat diskursus kekeluargaan, masyarakat diarsiteki untuk memahami implikasi multidimensional dari Karhutla—baik dari aspek degradasi kesehatan, instabilitas ekonomi, hingga kerusakan ekologis jangka panjang. Edukasi ini bermuara pada seruan pelarangan pembukaan lahan dengan metode bakar (slash-and-burn) serta aktivasi kepedulian sosial untuk pelaporan darurat secara instan.
Melalui konsolidasi ini, paradigma penanggulangan bencana diharapkan bertransformasi dari sekadar tugas institusional aparatur keamanan menjadi tanggung jawab moral kolektif seluruh lapisan masyarakat. Sebagaimana resolusi yang digaungkan: “Lindungi Bumi, Lindungi Alam. Cegah Karhutla Mulai dari Kita.”
Tujuan Strategis Kegiatan:
Akselerasi koordinasi dan kohesi fungsional antara TNI, Polri, birokrasi kecamatan, pamong desa, serta tokoh integrasi masyarakat dalam memitigasi risiko Karhutla.
Diseminasi edukasi berbasis lingkungan mengenai eskalasi bahaya dan dampak destruktif dari fenomena kebakaran hutan.
Restrukturisasi pola pikir masyarakat guna mengeliminasi praktik pembakaran lahan konvensional secara sporadis.
Stimulasi partisipasi aktif publik dalam pemeliharaan stabilitas ekosistem lokal.
Harmonisasi relasi institusional antara aparat teritorial dengan konsituen sipil melalui pendekatan sosiologis yang inklusif.
Peningkatan kapabilitas deteksi dini terhadap fluktuasi anomali suhu dan potensi titik api di kawasan Ketungau Tengah.
Pemangkasan birokrasi pelaporan guna mewujudkan respon penanganan yang cepat, tepat, dan terukur.
Manifestasi visi Kecamatan Ketungau Tengah sebagai zona bebas asap (zero burning policy) berbasis kearifan lokal dan semangat gotong royong.
Daftar Delegasi dan Atase yang Hadir:
Kolonel (Tum) Firganzah S.T., M.T.(Ketua Kelompok 9)
Kapten Arh Murianto (Tim Penyuluh Teritorial)
Kapten Inf Edi Ardiyanto (Danramil Ketungau Tengah)
Iptu Supriyadi (Kapolsek Ketungau Tengah)
Markarius, S.Sos., M.A.P. (Sekcam Ketungau Tengah)
Mili Cahyadi (Ketua Asosiasi Peduli Masyarakat Sebrang)
Jajaran Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Ketungau Tengah
Tokoh Adat dan Elemen Masyarakat Ketungau Tengah ( Wid )


Tidak ada komentar