

SURABAYA – AnalisSiberNews.com – Rabu, 14/8/26 – Komandan Komando Pendidikan Dukungan Umum (Dankodikdukum) Kodiklatal, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Bisyar Adib, secara resmi memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI Angkatan Laut Angkatan LVI Tahun Anggaran 2026. Prosesi khidmat tersebut berlangsung di Lapangan Apel Markas Komando (Mako) Kodikdukum, Kesatrian Kodiklatal, Bumimoro, Surabaya, Jumat (14/8/2026).
Sebanyak 116 perwira bintara baru dinyatakan lulus dan resmi menuntaskan seluruh rangkaian program pendidikan spartan di bawah supervisi Kodikdukum. Transformasi strategis dari strata Tamtama ke Bintara ini tersebar dalam lima Pusat Pendidikan (Pusdik) spesialisasi, dengan rincian operasional sebagai berikut:
Pusat Pendidikan Teknik (Pusdiktek): 30 siswa
Pusat Pendidikan Elektronika (Pusdiklek): 13 siswa
Pusat Pendidikan Bantuan Administrasi (Pusdikbanmin): 43 siswa
Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes): 14 siswa
Pusat Pendidikan Polisi Militer Angkatan Laut (Pusdikpomal): 16 siswa
Akselerasi Kapabilitas dan Profesionalisme SDM :

Dalam amanatnya, Laksma TNI Bisyar Adib menegaskan bahwa momentum kelulusan ini bukanlah titik akhir dari sebuah pencarian ilmu, melainkan gerbang awal dari pengabdian yang lebih kompleks. Bintara, sebagai tulang punggung kesatuan, dituntut memiliki kepemimpinan lapangan yang adaptif sekaligus disiplin hierarki yang kokoh.
“Bekal teoretis, teknis, dan taktis yang telah diserap selama masa pendidikan wajib diaktualisasikan secara profesional. Kalian harus menjadi katalisator kinerja positif di satuan kerja masing-masing,” ujar Dankodikdukum dalam pidatonya.
Menjawab Tantangan Geopolitik Modern
Penutupan Diktukba Angkatan LVI ini menjadi langkah konkret Kodiklatal dalam menyuplai sumber daya manusia (SDM) pertahanan yang berkarakter, tangguh, dan melek teknologi. Penguatan kompetensi ini krusial guna merespons dinamika ancaman maritim yang kian dinamis.
Melalui standardisasi pendidikan yang ketat, para lulusan diharapkan mampu memperkuat pilar operasional TNI Angkatan Laut. Khususnya dalam mengawal kedaulatan wilayah perairan yurisdiksi nasional serta menjaga kepentingan strategis Indonesia di mata dunia.
Sumber : Dispen Kodiklatal.
( Wid )


Tidak ada komentar