

ANALISASIBERNEWS.COM I SINTANG — Komando Resor Militer 121/Alambhana Wanawai (Korem 121/Abw) menggelar dua agenda sosialisasi krusial sekaligus guna meningkatkan kesejahteraan administrasi personel dan menjaga kualitas kesehatan prajurit beserta keluarganya.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Korem 121/Abw, Sintang, Kalimantan Barat, pada Jumat (07/08/2026) ini berfokus pada Sosialisasi Hak-Hak Prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI AD yang Gugur/Meninggal Dunia, serta Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS dan Edukasi Bahaya Penyakit Menular Seksual (PMS).
Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Personel (Kasipers) Kasrem 121/Abw, Kolonel Arh Agus Nur Fujianto. Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Dan/Ka Balak Aju Korem 121/Abw, Ka Balak Rem 121/Abw, serta seluruh prajurit, PNS, dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Korem 121/Abw.
Menjamin Hak Administrasi dan Finansial Ahli Waris :

Pada sesi pertama, Kolonel Arh Agus Nur Fujianto memaparkan secara rinci mengenai hak-hak administratif dan finansial yang dijamin oleh negara bagi prajurit dan ASN TNI AD yang gugur atau meninggal dunia saat mengemban tugas.
“Sosialisasi ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada personel dan pihak keluarga mengenai hak-hak yang dilindungi hukum. Negara berkomitmen penuh menjamin masa depan keluarga prajurit yang telah berdedikasi tinggi,” ujar Kasipers.
Adapun rincian hak dan santunan yang dapat diterima oleh ahli waris meliputi:
Santunan Kematian: Tunjangan duka sesuai dengan pangkat, golongan, dan peraturan terbaru yang berlaku.
Jaminan Pensiun: Pemberian hak pensiun berkala atau tunjangan khusus bagi ahli waris sah.
Beasiswa Pendidikan: Bantuan biaya pendidikan bagi anak-anak almarhum hingga jenjang perguruan tinggi.
Jaminan Kesehatan: Akses layanan kesehatan berkelanjutan bagi anggota keluarga yang ditinggalkan.
Fasilitas Perumahan: Hak pemilikan atau pemanfaatan tempat tinggal dinas sesuai regulasi.
Bantuan Sosial: Berbagai kemudahan birokrasi dan bantuan sosial kedinasan dari TNI AD.
Edukasi Kesehatan: Perangi HIV/AIDS dan PMS
Sesi kedua dilanjutkan dengan pembekalan kesehatan terintegrasi yang menghadirkan narasumber ahli dari Rumah Sakit Pratama Sintang, Kapten Ckm (K) Jelita. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa edukasi dini merupakan perisai terkuat dalam menekan angka penyebaran HIV/AIDS dan Penyakit Menular Seksual (PMS).
Kapten Ckm (K) Jelita mengajak seluruh peserta untuk mengenali pola penularan, mendeteksi gejala awal, dan secara aktif menghindari perilaku seks berisiko yang dapat merusak masa depan prajurit maupun keutuhan keluarga.
“HIV/AIDS bukan hanya persoalan kesehatan medis, melainkan menyangkut kesadaran moral dan tanggung jawab individu. Dengan memahami cara penularan dan konsisten menerapkan pola hidup bersih serta setia pada pasangan, kita dapat memutus mata rantai penyakit ini. Jangan mudah termakan mitos, edukasi medis yang akurat adalah kunci utamanya,” tegas Kapten Ckm (K) Jelita.
Komitmen Mewujudkan Satuan yang Sehat dan Optimal :
Di akhir kegiatan, Kasipers Kasrem 121/Abw berharap seluruh materi yang telah disampaikan dapat diimplementasikan dengan baik dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh keluarga besar Korem 121/Abw.
Melalui pembinaan personel yang seimbang—baik dari sisi jaminan hak kedinasan maupun perlindungan kesehatan fisik—Korem 121/Abw optimis mampu mencetak prajurit dan ASN yang tangguh, sehat, dan selalu siap optimal dalam menjalankan tugas pokok komando kewilayahan.
Sumber : Penrem 121/ABW. ( Wid )


Tidak ada komentar