x
Hotline News

KLARIFIKASI PERTANYAAN TERKAIT” SILPA KOTA BANDUNG Rp 1,8 T” MENANGGAPI KOMENTAR MANTAN SEKDA KOTA BANDUNG,BAPAK .EDI SISWADI DI TIKTOK

waktu baca 2 menit
Minggu, 17 Mei 2026 19:06 37 Aziz Redaksi Jabar

BANDUNG, Jawa Barat,AnalisaSiberNews.Com -l
I. PENGANTAR
Menanggapi komentar BPK. Edi Siswadi,mantan Sekda Kota Bandung, yang menyatakan bahwa Peryataan saya mengenai ” SILPA Kota Bandung Rp 1,8 ” kurang tepat ,saya menyampaikan klarifikasi ini kepada publik agar tidak terjadi mispersepsi .

Saya menghormati koreksi tersebut.Klarifikasi ini bukan untuk berdebat ,tetapi untuk meluruskan data dan konteks agar publik mendapat informasi yang benar.

II.RINCIAN DAN KOREKSI DATA

1.Yang saya maksud ” Rp 1,8 T” adalah Total pembiayaan APBD, bukan SILPA murni.
Ini kekeliruan teknis penyebutan dari saya.
Terimakasih kepada BPK.Edi Siswadi atas koreksinya.

2. Data Resmi SILPA
Kota Bandung daribDJPK Kemenkeu :
. SILPA 2024 yang masuk ke APBD 2025 : Rp 60,90 miliar
.Angka ini tercantum pada pos” Penerimaan Pembiayaan” di portal SIKD Kemenkeu untuk SIKD Kemenkeu u tuk Kota Bandung.

3.Data Total Pembiayaan APBD 2025 Kota Bandung:
. Total pos pembiayaan APBD 2025 Kota Bandung sekitar Rp 1,8 Triliun.
. Rincian : SILPA Rp 60,94 M + Pencairan Dana Cadangan + Penerimaan Pinjaman Daerah + Penerimaan Pembiayaan lainya .
.Jadi Rp 1,8 itu gabungan , bukan SILPA saja .

III. EVIDENCE,
ARGUMENTASI,DAN REASONING

Evidence :
1. Portal SIKD DJPK Kemenkeu adalah sumber resmi keuangan daerah yang di-update langsung dari LKPD yang diaudit BPK .
2.SILPA hanya bisa dipastikan setelah tutup buku dan audit BPK .
SILPA 2026 baru akan diketahui Agustus – September 2026.

Argumentasi :
1.Kesalahan terminologi menimbulkan salah paham publik.
Menyebut ” SILPA 1,8 T” membuat publik mengira ada uang ngagur 1,8 T .
Padahal sebagian besar dana tersebut sudah direncanakan untuk proyek dan pinjaman.
2.Kritik terhadap penggunaan istilah penting untuk edukasi publik.
Koreksi dari BPK, Edi Siswadi sebagai mantan Sekda Kota Bandung,adalah bentuk kontrol sosial yang sehat .Ini sesuai prinsip akuntabilitas publik.

Reasoning:
1. SILPA = Pembiayaan.
SILPA adalah bagian kecil dari Pembiayaan.
Menyamakan keduanya sama seperti menyamakan ” gaji” dengan ” total penghasilan” yang termasuk bonus dan pinjaman .
2. Tujuan Klarifikasi adalah menjaga trust kepercayaan publik.
Data keuangan daerah harus disampaikan dengan konteks yang benar agar masyarakat bisa mengawal bukanberdasarkan persepsi yang salah .

IV.PENUTUP DAN SIKAP

Saya sampaikan
Permintaan maaf atas kekeliruan penyebutan ” SILPA 1,8T” .
Ke depan, saya akan menggunakan istilah ” *Total Pembiyaran APBD “* untuk angka Rp 1,8 T tersebut.

Sayavmengapresiasi BPK Edi Siswadi yang telah meluruskan.Ini bukti bahwa diskusi publik yang sehat masih hidup di Kota Bandung.

Saya mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan media, untuk bersama mengawal APBD Bandung berdasarkan data resmi, bukan narasi yang menyesatkan.

Hormat saya,

{ R.WEMPY SYAMKARYA.S.H.M.H. }
Pengamat Kebijakan Publik dan Politik

Lampiran :
1. Screenshot data SIKD DJPK Kemenkeu Kota Bandung 2025, pos SILPA Rp 60,94 M
2.Screenshot APBD Kota Bandung 2025 ± Rp 1,8 T

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x