Analisasibernews.com, BITUNG – Manifestasi komitmen dalam memperkuat sinergi interinstitusional antara TNI, pemerintah daerah, dan komponen masyarakat kembali terefleksi secara nyata pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Kota Bitung Tahun 2026. Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang LXII Kodim 1310/Bitung Koorcab Rem 131 PD XIII/Merdeka, Ny. Meryah Dewa Made, menghadiri upacara khidmat tersebut di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Bitung, Kelurahan Bitung Barat Dua, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Sabtu (10/10/2026).
Upacara yang diinisiasi tepat pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., selaku Pembina Upacara, dengan Camat Lembeh Selatan Rafles Masoara bertindak sebagai Pemimpin Upacara.
Mengusung urgensi tema “Bitung Maju Sejahtera”, dinamika peringatan tahun ini memuat esensi momentum retrospektif untuk mengapresiasi trajektori pembangunan kota, sekaligus menjadi pemantik resolusi kolektif dalam mengakselerasi kesejahteraan masyarakat.
Dalam amanat komprehensifnya, Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., mengartikulasikan bahwa usia ke-36 ini bukanlah sekadar seremonial kronologis, melainkan medium evaluasi spasial untuk mensyukuri capaian pembangunan serta mempertegas proyeksi masa depan Bitung yang lebih inklusif.
Wali Kota juga mengemukakan penghormatan substansial terhadap dedikasi para pendahulu yang telah meletakkan fondasi fundamental pembangunan kota. Menurutnya, akselerasi kemajuan kontemporer saat ini merupakan kesinambungan dari komitmen generasi terdahulu yang wajib dijaga, direvitalisasi, dan dikembangkan secara simultan demi kemaslahatan publik yang lebih luas.
Menyelaraskan dengan visi “Bitung Maju Sejahtera”, Wali Kota menghimbau seluruh elemen strategis masyarakat untuk mengonversi momentum ini sebagai episentrum persatuan, mengeliminasi dikotomi perbedaan, dan mentransformasikannya menjadi energi penggerak roda daerah.
“Semangat kolaborasi dan kohesi sosial diharapkan terus menjadi basis krusial dalam mengejawantahkan pembangunan berkelanjutan, serta memelihara stabilitas tatanan kehidupan masyarakat Kota Bitung,” ujar Wali Kota.
Di sisi lain, kehadiran Dandim 1310/Bitung bersama Ketua Persit KCK Cabang LXII menjadi representasi nyata dari doktrin kemanunggalan TNI AD dalam mendukung cetak biru pembangunan daerah, sekaligus mengukuhkan relasi harmonis yang solid di tingkat Forkopimda.
Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ menegaskan komitmen institusionalnya bahwa jajaran Kodim 1310/Bitung senantiasa siap memposisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah daerah, Polri, dan publik. Fokus utamanya terletak pada preservasi stabilitas keamanan wilayah serta pengawalan program pembangunan yang berorientasi pada kemakmuran rakyat.
“Kemajuan Bitung yang kita saksikan hari ini adalah legasi historis dari kerja keras para pendahulu. Tugas kolektif kita adalah merawat keberagaman ini sebagai instrumen kekuatan, memfungsikan kebersamaan sebagai pilar utama, dan menjadikan spirit pengabdian sebagai determinan motivasi untuk membangun Bitung yang aman, harmonis, dan visioner,” jelas Dandim.
Lebih lanjut, Letkol Inf Dewa Made DJ mengimbau masyarakat untuk memitigasi potensi disintegrasi dengan mempererat integrasi sosial dan berpartisipasi aktif menciptakan iklim wilayah yang kondusif.
“Melalui konsolidasi sinergi yang kokoh antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, kami optimis berbagai tantangan pembangunan yang kompleks dapat teratasi demi masa depan Kota Bitung yang lebih gemilang,” pungkasnya.
Pasca-upacara, agenda dilanjutkan dengan implementasi apresiasi birokrasi berupa penyerahan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat serta piagam penghargaan, yang disusul oleh konfigurasi estetis atraksi Purma Jambore dan pertunjukan tari. Secara simbolis, dilakukan pula penyerahan armada kendaraan jenazah oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung kepada Camat Maesa sebagai upaya peningkatan fasilitas pelayanan publik.
Hadir memberikan atensi penuh dalam perhelatan ini, Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka beserta Ketua TP PKK Kota Bitung, Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., beserta Ketua Bhayangkari Bitung, jajaran perwira tinggi TNI-Polri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan Perangkat Daerah, serta tokoh-tokoh masyarakat setempat dengan total capaian atensi mencapai 500 partisipan.
Adapun komposisi pasukan upacara terintegrasi dari berbagai kompartemen pertahanan dan sipil, meliputi personel Kodim 1310/Bitung, Yonif TP 916/Bara Sakti, Sathantai dan Satrol Kodaeral VIII, Polairud Polda Sulawesi Utara, Polres Bitung, Dinas Perhubungan, aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Bitung, hingga representasi pemuda dari sektor pelajar dan mahasiswa. Formasi heterogen ini menjadi cerminan konkret dari persatuan multidimensi yang solid di Kota Bitung. ( Wid )




