CICALENGKA KABUPATEN BANDUNG JABAR – AnalisaSiberNews.com , Minggu (27/9/2026) — Modus penipuan tawaran kerja kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bandung. Seorang pria yang mengaku bernama Agung, diduga sebagai staf HRD sebuah perusahaan air mineral ternama di kawasan Cicalengka, akhirnya diamankan kepolisian setelah berusaha mengelabui sejumlah calon pencari kerja dengan meminta sejumlah uang sebagai biaya administrasi dan pemeriksaan kesehatan.
Kejadian bermula pada Jumat (25/9/2026), ketika seorang warga berinisial W bertemu dengan pelaku yang menjanjikan dapat memasukkannya bekerja di perusahaan tersebut. Setelah bertukar kontak, pelaku meminta W untuk mentransfer uang sebesar Rp500.000 dengan alasan biaya proses seleksi, mulai dari psikotes hingga pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU).
Pada hari yang sama, W menyampaikan kabar tersebut kepada rekan seprofesinya. Dua orang lainnya, yakni F (31) dan CS (26), turut tertarik dan mengikuti proses yang ditawarkan. Keduanya pun mengirimkan uang masing-masing sebesar Rp300.000 yang diklaim sebagai biaya MCU.
Kecurigaan muncul pada Sabtu (26/9/2026), ketika pelaku mengirimkan tautan untuk mengikuti psikotes. Saat dibuka, tautan tersebut justru mengarah ke sebuah perusahaan elektronik yang berlokasi di Cikarang, jauh dari lokasi perusahaan yang dijanjikan. Merasa tidak wajar, F dan CS kemudian menyusun rencana untuk menjebak pelaku.
Mereka mengatur pertemuan dengan pelaku di sebuah klinik di kawasan Cikurugut. Sekitar pukul 10.00 WIB, saat pelaku hadir di lokasi, korban langsung mengamankan pelaku lalu menyerahkannya ke pihak kepolisian.
Hingga saat ini, pelaku sedang diperiksa di kantor kepolisian setempat. Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap waspada terhadap tawaran pekerjaan yang meminta pembayaran di muka dengan alasan biaya administrasi, tes kesehatan, maupun keperluan lainnya. Masyarakat diimbau untuk memastikan keabsahan informasi lowongan kerja langsung ke instansi atau perusahaan terkait sebelum memberikan sejumlah uang maupun data pribadi.(**) Ajn
