TANGERANG,| AnalisasiberNews.com — Dinas Pertanian Provinsi Banten mengambil langkah strategis dalam mengantisipasi potensi musim kemarau 2026 yang dipengaruhi fenomena El Nino. Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan infrastruktur pertanian yang dibahas dalam pertemuan di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin (27/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Bola Sundul, Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah Tigaraksa ini menjadi forum koordinasi penting antara pemerintah, penyuluh pertanian, serta 32 kelompok tani penerima bantuan sarana irigasi.
Kegiatan tersebut difokuskan pada peningkatan kesiapan sektor pertanian dalam menghadapi ancaman kekeringan, khususnya untuk menjaga stabilitas produksi pangan di tengah potensi keterbatasan pasokan air.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi faktor krusial dalam menjaga keberlanjutan produksi. Sejumlah fasilitas prioritas yang dibahas meliputi sistem irigasi perpompaan, jaringan perpipaan, pembangunan embung, hingga sarana distribusi air lainnya yang lebih efisien dan tepat guna.
Langkah ini merupakan bagian dari mitigasi dini terhadap dampak musim kemarau, terutama pada komoditas strategis seperti padi. Dengan pengelolaan sumber daya air yang lebih terencana dan terintegrasi, risiko penurunan hasil panen diharapkan dapat diminimalkan.
Pada tahun anggaran 2026, dukungan bantuan irigasi disalurkan melalui berbagai sumber. Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian memberikan bantuan irigasi perpompaan kepada empat kelompok tani. Sementara itu, Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Bandung menyalurkan bantuan serupa kepada 22 kelompok tani, serta bantuan irigasi perpipaan kepada enam kelompok tani lainnya.
Pemerintah Provinsi Banten menilai langkah ini sebagai strategi penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks.
(Dedi Supandi – Wapimred)
Tidak ada komentar