Camat Pacet Soroti Sasak Gantung Sukarame, Akses Terbuka Jangan Sampai Sekadar Seremoni – ANALISASIBERNEWS.COM

Camat Pacet Soroti Sasak Gantung Sukarame, Akses Terbuka Jangan Sampai Sekadar Seremoni

waktu baca 2 menit
Senin, 4 Mei 2026 11:29 41 Kaperwil Jawa Barat

KABUPATEN BANDUNG,AnalisaSiberNews.com — Di Kampung Rumbia, RT 04 RW 08, Desa Sukarame, Kecamatan Pacet, sebuah sasak gantung resmi berdiri dan langsung menjadi pusat perhatian. Namun di balik peresmian itu, Camat Pacet Asep Susanto, S.STP., M.M. bersama Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.Int. tidak hanya hadir sebagai tamu kehormatan—keduanya ikut larut dalam suasana kebersamaan warga.

Hadir bersama unsur Muspika, perwakilan Kejari Baleendah, Kepala Desa Sukarame Wawan Ridwan, serta unsur Polsek Pacet, kehadiran mereka memperlihatkan bahwa pembangunan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari keterlibatan langsung dengan masyarakat.

Menurut Camat Pacet, sasak gantung yang menghubungkan Desa Sukarame dan Desa Cikitu ini menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dirasakan warga. “Ini mempermudah mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun kebutuhan sehari-hari,” tersirat dalam pandangannya.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh berhenti pada peresmian. Perawatan dan kebersamaan menjadi kunci agar manfaat jembatan tetap dirasakan dalam jangka panjang.

Acara peresmian pun berlangsung meriah. Atraksi singa barong menjadi magnet utama yang menghidupkan suasana. Bahkan, dalam momen yang jarang terlihat, Camat Pacet dan Dandim 0624/Kabupaten Bandung tampak ikut menikmati atraksi dengan menaiki singa-singaaan, menyatu dengan warga tanpa sekat protokoler.

Di tengah tawa dan sorak masyarakat, momen itu seolah menegaskan bahwa pembangunan bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang kedekatan antara pemimpin dan rakyat.

Warga pun tampak antusias, mengabadikan setiap momen dengan ponsel mereka. Bagi mereka, hari itu bukan hanya tentang jembatan yang berdiri, tetapi juga tentang harapan yang akhirnya bisa dilalui dengan lebih pasti.

Kini sasak gantung telah terbentang, menghubungkan dua desa yang sebelumnya terpisah. Namun seperti yang tersirat dari pesan Camat Pacet, yang terpenting bukan hanya membangun—melainkan menjaga, agar manfaatnya tidak berhenti di hari peresmian saja.

Kaperwil Jabar
Aziz
Sumber I tim investigasi
Asep Saepulloh/Sali

Kaperwil Jawa Barat

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA