x

Sidak Dapur SPPG Cipan, Kaperwil AnalisaSiberNews Temukan Sistem Ketat untuk 2.809 Siswa

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Apr 2026 09:53 47 siberadmin

KAB BANDUNG| AnalisasiberNews.com — Kepala Perwakilan (Kaperwil) AnalisaSiberNews Wilayah Jawa Barat, Aziz Naga, meninjau langsung operasional Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bandung Pangalengan Margamukti 2 di Kampung Cipanas, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Selasa (28/4/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Aziz menemukan sistem pengawasan berlapis yang diterapkan untuk memastikan mutu program Makan Bergizi Gratis tetap terjaga, mulai dari bahan baku hingga makanan diterima siswa.

“Prosesnya tidak hanya memasak. Ada pengawasan dari bahan baku, uji kelayakan, sampai distribusi. Ini penting untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga,” ujar Aziz di lokasi.

Dapur SPPG Cipan saat ini melayani 2.809 penerima manfaat dari sejumlah sekolah di wilayah Pangalengan. Operasionalnya didukung oleh 47 relawan, serta tim inti yang terdiri dari 1 Kepala SPPG, 1 tenaga akuntansi, dan 1 ahli gizi.

Kepala SPPG, Almi Bachri, mengatakan sistem kerja di dapur dirancang dengan pembagian tugas yang jelas untuk menjaga konsistensi layanan setiap hari.

Pengawasan kualitas dilakukan oleh ahli gizi Tetri Sinaga, yang memastikan setiap menu memenuhi standar sebelum didistribusikan.

“Setiap menu kami uji sebelum didistribusikan, mulai dari rasa, tampilan, hingga suhu. Standar ini wajib dipenuhi agar makanan aman dan layak dikonsumsi anak-anak,” kata Tetri.

Selain proses produksi, distribusi makanan juga menjadi perhatian utama agar tetap dalam kondisi baik saat diterima siswa.

“Kami mengatur alur kerja di lapangan agar tidak ada keterlambatan. Makanan harus sampai ke siswa dalam kondisi baik dan masih hangat,” ujar Tintin Kartini, PIC kegiatan.

Sebagian besar bahan baku yang digunakan berasal dari petani dan peternak lokal di Pangalengan. Sistem ini tidak hanya menjaga kesegaran bahan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa.

Program ini turut melibatkan mitra lokal dalam operasional dapur. Ketua Mitra Enjang Warsa menyebut keterlibatan warga menjadi salah satu dampak nyata dari program tersebut.

“Program ini bukan hanya soal makan bergizi, tapi juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar. Banyak yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan tetap, sekarang bisa ikut terlibat,” ujar Enjang.

Sejumlah orang tua siswa mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Selain membantu pemenuhan gizi anak, program ini juga mendorong perubahan pola makan yang lebih sehat.

Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat berkontribusi dalam menekan angka stunting, khususnya di wilayah dengan risiko gizi kurang.

#SPPG #MakanBergiziGratis #Pangalengan #Bandung #JawaBarat #GiziAnak #LawanStunting #BeritaHariIni #AnalisaSiberNews #LiputanLapangan #NewsUpdate #IndonesiaSehat #ProgramPemerintah #ViralNews

Kaperwil jawa Barat

Aziz Naga

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x📢 KIRIM INFORMASI & IKLAN ANDA SEKARANG! Punya berita, laporan, atau ingin pasang iklan? Tim redaksi kami siap menerima dan menindaklanjuti informasi Anda. 📲 WhatsApp Redaksi: 0821-1477-4427 ⚡ Cepat • Akurat • Terpercaya Suara Anda, Informasi untuk Publik