MEDIA ANALISASIBERNEWS.COM
Media AnalisasiberNews.com terus memperkuat jaringan perwakilan redaksi di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung penyampaian informasi yang cepat, akurat, berimbang, dan profesional kepada masyarakat.

Lubuk Pakam|| Analisasibernews.com- Pemerintah Daerah Kabupaten Deli Serdang menggelar rapat evaluasi penanggulangan banjir Kecamatan Sunggal yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bupati Deli Serdang. Selasa 27 Oktober 2026
Rapat evaluasi tersebut dipimpin Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.Ked(PD), Sp.PD‑KGEH, FINASIM., guna memetakan kondisi lapangan, mengevaluasi pekerjaan yang telah berjalan, serta menetapkan langkah lanjutan untuk mengatasi persoalan banjir yang melanda wilayah tersebut.

Rapat evaluasi tersebut di hadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Deli Serdang.Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Deli Serdang. Kepala Dinas SDA BMBK, Suparno. Kepala Dinas Perkimtan, Janso Sipahutar, S.T. Kepala Dinas CKTR, Rahmatsyah, S.T. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Camat Sunggal. Serta jajaran perangkat daerah terkait lainnya.
Dalam Laporan Camat Sunggal disampaikan, Dari total 17 desa/kelurahan di Kecamatan Sunggal, sebanyak 15 desa/kelurahan mengalami persoalan banjir dengan tercatat 27 permohonan penanganan yang masuk ke pemerintah daerah. Sebagian pekerjaan penanganan banjir telah selesai dilaksanakan, sementara sejumlah titik lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Selain penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga telah merencanakan anggaran untuk tahun 2027 guna pembangunan pintu klep dan drainase di sejumlah lokasi strategis. Harapannya, infrastruktur tersebut dapat mengurangi bahkan mengatasi genangan air secara signifikan di Kecamatan Sunggal.
Bupati Deli Serdang Dalam arahannya menegaskan bahwa, penanggulangan banjir harus dilakukan secara terintegrasi, tepat sasaran, dan tidak hanya bersifat darurat.
“Kita tidak boleh hanya menunggu air surut. Kita harus tahu titik mana yang paling kritis, siapa yang bertugas, apa yang sudah selesai, dan apa yang masih harus dikebut. Dari 15 desa/kelurahan yang terdampak dan 27 permohonan yang masuk, kita harus membuat peta prioritas yang jelas,” tegas Bupati.
Bupati juga meminta jajaran dinas terkait untuk Mempercepat penyelesaian pekerjaan yang sedang berjalan di lokasi rawan banjir. Melakukan pembersihan dan pemeliharaan saluran air secara berkelanjutan. Menyempurnakan perencanaan pembangunan pintu klep dan drainase untuk tahun 2027. Mengoordinasikan BPBD, kecamatan, desa/kelurahan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat saat hujan deras. Melakukan komunikasi secara transparan kepada masyarakat mengenai jadwal pekerjaan dan titik lokasi penanganan. Mengajak masyarakat untuk turut menjaga saluran air agar tidak tersumbat sampah atau bangunan liar.
“Anggaran yang disiapkan untuk tahun 2027 harus benar‑benar menjadi solusi, bukan sekadar dokumen perencanaan. Kita ingin Kecamatan Sunggal semakin aman dari ancaman banjir, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang,” Ucap Bupati.
Rapat evaluasi berlangsung secara serius dan penuh komitmen. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berjanji akan terus memantau perkembangan kondisi banjir di Kecamatan Sunggal serta menggerakkan seluruh kekuatan OPD untuk menangani persoalan ini secara berkelanjutan. Masyarakat juga diajak untuk aktif melaporkan titik‑titik genangan kepada kecamatan atau BPBD agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Penulis: Paulus Limbong.
Editor L. Hasibuan.

Tidak ada komentar