CIPARAY, KABUPATEN BANDUNG JAWA BARAT – AnalisaSiberNews.com — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia (STKINDO) Wirautama Ciparay, pada Rabu (19/8/2026), menggelar upacara pengucapan janji bagi 285 mahasiswa jenjang pra-klinik. Mereka berasal dari tiga program studi, yakni Sarjana Kesehatan Masyarakat, Sarjana Keperawatan, dan Sarjana Kebidanan. Prosesi sakral ini menjadi tonggak awal tanggung jawab mereka sebagai calon tenaga kesehatan di tengah masyarakat.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan STKINDO Wirautama, Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Provinsi Jawa Barat drg. Juanda, M.Km., serta Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Bandung Bdn. Hj. Yanyan Mulyani, S.ST., M.M.
Ketua Yayasan Pendidikan Pembangunan Generasi Muda Indonesia (YPPGMI) sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Bandung Komisi D Dapil 6, H. Asep Ikhsan, S.E., S.Pd., M.M., hadir langsung dan menyampaikan pesan mendalam kepada para mahasiswa. Ia menegaskan bahwa calon tenaga kesehatan tidak hanya dituntut menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memegang teguh kode etik profesi dan kemampuan beradaptasi di era digital.
“Kalian harus menjadi agen perubahan dan motivator yang komunikatif. Di masa kini, calon tenaga kesehatan wajib melek teknologi dan informasi, serta bijak bermedia sosial. Namun yang paling utama, jagalah kode etik profesi dalam setiap tindakan, baik saat bertugas maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Asep Ikhsan.
Selain itu, H. Asep Ikhsan memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal Sunda Pancawaluya sebagai landasan karakter: Cageur (sehat), Bageur (berbudi pekerti luhur), dan Bener (jujur dan benar). Ia mendorong mahasiswa menjadi insan yang cerdas, berkompeten berstandar internasional, namun tetap berpegang teguh pada kejujuran dan moralitas.
“Jadilah penjaga nama baik almamater. Tunjukkan keteladanan, jaga transparansi, dan jauhkan diri dari segala hal yang dapat merusak nama baik institusi,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, H. Asep Ikhsan juga menyampaikan komitmen yayasan memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu agar tetap dapat menyelesaikan pendidikan.
Tak lupa, ia menyoroti isu krusial penurunan angka stunting. Saat ini angka stunting masih berada di kisaran 18%, padahal target nasional menuntut penurunan hingga 14%. Oleh karena itu, peran lulusan STKINDO Wirautama sangat diharapkan turut berperan nyata menekan angka tersebut demi kesehatan dan kualitas generasi mendatang.
Jurnalis : Ajunaedi.
Tidak ada komentar