x
Hotline News

Black Out Sumatra, Bukti Lemahnya Sistem Pengendalian Energi Kelistrikan PLN

waktu baca 2 menit
Minggu, 24 Mei 2026 01:19 201 Aziz Redaksi Jabar

Deliserdang Analisasiber.news.com
Pemadaman listrik menyeluruh, atau Black out, secara menyeluruh, yang melumpuh kan secara total komunikasi di beberapa propinsi, di Sumatra diantaranya , Aceh, sumatra bagian Utara, Sumatra barat, Riau, yang terjadi pada Jumat Malam 22/5/2026 , mulai dari pukul 18. 00, merupakan tamparan buat lemah nya penanganan sistem pengendalian sumber energi kelistrikan, yang di pegang kendali oleh PLN.dan kementrian ESDM selaku regulasi ketenaga listrikan di Indonesia.

Ditengah moderenisasi energi yang trus di bahas untk pencadangan energi yang terbarukan, yang menelan anggaran yang cukup siknifikan , masarakat masih di sodorkan janji janji, manis , tetapi pada faktanya, harus menerima kenyataan pahit, , hidup tanpa listrik ber jam jam, seperti hidup di masa jaman jaman batu. .pernyataan tersebut di sampaikan oleh ketua dewan pimpinan wilayah DPW. LSM GMAS, Sumatra Utara, Jurlis Daut, kepada sejumlah wartawan .pada Saptu 22/5/2025.

Jurlis menambahkan, Dampak langsung pemadaman listrik total (blackout) meliputi lumpuhnya jaringan telekomunikasi, terhentinya sistem pembayaran digital (seperti QRIS/m-banking), dan matinya lampu lalu lintas yang memicu kemacetan parah. Selain itu, pasokan air bersih terhenti dan layanan darurat di rumah sakit sangat terganggu. Namun , apakah dari semua kerugian masarakat ini, hanya di selesaikan dengan permintaan maaf dirut utama PT PLN pesero,? Pertanyaan tersebut, mewakili pertanyaan ribuan masarakat yang terdampak black out, di Sumatra.

Dari kejadian black out ini, Tidak sedikit dari masarakat mengalami kerugian maril dari dampak black out tersebut, mulai dari lumpuh nya dunia usaha, peternakan, UMKM kuliner, penyedia pesanan barang dan jasa, ribuan ojek online, usaha laundry ,yang memamfaatkan sumber pendapatan usaha mereka dari suplai energi listrik, tidak sedik juga masarakat menuntut , dirut PLN mundur dari jabatan nya, karna di nilai tidak mampu untuk melakukan tugas pelayanan di segi ketenaga listrikan, kepada masarakat pernyataan ini , di tegas kan Jurlis Daut , selaku ketua dewan pimpinan wilayah LSM GMAS , Sumatra Utara.

Pernyataan maaf yang di sampaikan direktur Utama PT PLN (Persero) yang saat ini dijabat oleh Darmawan Prasodjo.yang Di kutip melalui canel media nasional , yang telah memimpin perusahaan listrik negara tersebut sejak Desember 2021 ,
Menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masarakat, terutama yang daerahnya mengalami black out, di antaranya , Sumatra. Aceh, Jambi, Sumatra Barat. .karna hal ini di sebapkan ada gangguan indikasi awal 275KV , di pembangkit muaro bungo Jambi, karna kelebihan atau over suplai.
Deliserdang Analisasiber news.com
P. LIMBONG.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x