TANGERANG | AnalisasiberNews.com — Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati kawasan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (20/9/2026).

Kehadiran ribuan jamaah tersebut dalam rangka mengikuti Haul Akbar Tuan Syekh Abdul Qodir Al-Jailani ke-68. Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian dzikir, pembacaan Al-Qur’an, manaqib, tausiyah, silsilah serta doa bersama.
Peringatan haul tahun ini mengusung tema “Ala bidzikrillahi tathmainnul qulub”, yang bermakna bahwa dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram.
Sejak sebelum rangkaian acara dimulai, jamaah telah berdatangan dari berbagai wilayah. Kawasan pesantren dan sejumlah akses menuju lokasi tampak dipadati masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan keagamaan sekaligus mengambil hikmah dari keteladanan Syekh Abdul Qodir Al-Jailani.
Diisi Dzikir, Manaqib dan Tausiyah
Rangkaian kegiatan keagamaan diisi dengan berbagai agenda, mulai dari majelis dzikir, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan manaqib, tausiyah agama, pembacaan silsilah hingga doa bersama.
Majelis dzikir dipimpin langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Abuya KH. Tohawi Romli atau yang akrab disapa Abah Entoh.
Sementara itu, pembacaan manaqib disampaikan oleh Abuya KH. Iim Imadudin (Abah Iim). Tausiyah agama disampaikan oleh Abuya KH. Muhasinudin, sedangkan sejumlah qori turut mengisi rangkaian acara melalui lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Suasana khidmat terasa sepanjang kegiatan. Jamaah mengikuti setiap rangkaian acara dengan tertib, terutama saat dzikir dan doa bersama berlangsung.
Momentum Memperkuat Ukhuwah Islamiyah
Selain sebagai momentum untuk mengenang perjuangan dan keteladanan Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, haul tersebut juga menjadi ruang silaturahmi bagi masyarakat yang datang dari berbagai daerah.
Pertemuan ribuan jamaah dalam satu majelis menjadi kesempatan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
Salah seorang jamaah yang hadir, AAN, mengungkapkan rasa syukur karena dapat mengikuti secara langsung rangkaian dzikir dan doa bersama dalam peringatan haul tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat merasakan kesejukan dan kejernihan batin melalui dzikir yang dipimpin langsung oleh guru mulia kita, Abuya Entoh. Momentum spiritual ini menyadarkan kita akan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meneladani akhlak mulia Tuan Syekh Abdul Qodir Al-Jailani,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada jamaah untuk memperkuat hubungan spiritual sekaligus menjalin silaturahmi dengan sesama umat Islam.
Ia juga berharap keberkahan dari momentum haul dapat dirasakan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang dan para jamaah yang datang dari berbagai daerah.
“Semoga berkah haul ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, membawa keberkahan, serta kedamaian bagi masyarakat,” tambahnya.
Ditutup dengan Doa Bersama
Setelah seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan, peringatan Haul Akbar Tuan Syekh Abdul Qodir Al-Jailani ke-68 ditutup dengan doa bersama.
Suasana khidmat masih terasa di kawasan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah hingga rangkaian kegiatan berakhir. Para jamaah kemudian meninggalkan lokasi secara bertahap.
Haul ke-68 Syekh Abdul Qodir Al-Jailani di Cilongok menjadi salah satu momentum keagamaan yang mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah dalam suasana dzikir, doa dan silaturahmi.
Melalui kegiatan tersebut, jamaah tidak hanya mengikuti rangkaian ibadah dan pengajian, tetapi juga diharapkan dapat mengambil nilai-nilai keteladanan serta memperkuat semangat persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.
Reporter: Abdul Rohim
AnalisasiberNews.com
