Exif_JPEG_420
Jombang, analisasibernews.com – Suasana luar biasa meriah menyelimuti Desa Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang pada Minggu sore (20/09/2026). Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalan desa untuk menyaksikan gelaran akbar Carnival Desa Sumbernongko 2026.
Acara ini sukses digelar dengan skala yang lebih besar dan lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Sebanyak 16 Sound Horeg dengan kekuatan audio menggelegar ikut serta mengiringi peserta, membuat suasana desa benar-benar pecah dan bergemuruh sepanjang sore hingga menjelang malam.

Acara ini mendapat dukungan penuh dan pengawalan ketat dari jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) gabungan wilayah Kudu dan Ngusikan. Turut hadir langsung di lokasi:
– Camat Ngusikan, Ahmad Fahrudin Fauzi, S.E., M.M.
– Kapolsek Ngusikan, AKP Bagus Tejo Purnomo, S.H., S.K.M., M.H.
– Danramil 0814/09 Kudu (Pembina Wilayah Kudu dan Ngusikan), Kapten Chb Sugeng beserta anggota Pos Ramil Ngusikan.
Kepala Desa Sumbernongko, H. Sumartono, yang menjadi tuan rumah, tak bisa menyembunyikan rasa bahagia dan harunya melihat antusiasme warganya.
“Syukur Alhamdulillah, Alhamdulillahirobbil Alamin. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh warga Desa Sumbernongko, panitia, dan seluruh pihak yang telah mendukung. Carnival tahun ini berjalan sangat meriah, aman, dan lancar. Ini adalah bukti bahwa warga Sumbernongko itu kompak, guyub rukun, dan cinta akan budayanya. Semoga dengan carnival ini, Desa Sumbernongko semakin maju, makmur, dan dijauhkan dari balak,” ucap H. Sumartono dengan wajah sumringah.
Sementara itu, Camat Ngusikan, Ahmad Fahrudin Fauzi, S.E., M.M. memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan warga Sumbernongko.
“Luar biasa! Saya sangat mengapresiasi kreativitas warga Sumbernongko. Dengan 16 sound horeg dan peserta yang sangat kreatif, ini adalah perayaan budaya yang positif. Contoh bagaimana budaya bisa menjadi pemersatu. Mari kita jaga kebersamaan ini, jaga keamanan, dan jadikan ini sebagai ajang untuk mempromosikan potensi Desa Sumbernongko,” ujar Camat Ahmad Fahrudin Fauzi.
Dari sisi keamanan, Kapolsek Ngusikan, AKP Bagus Tejo Purnomo, S.H., S.K.M., M.H. memastikan seluruh anggotanya turun ke lapangan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
“Kami dari Polsek Ngusikan bersama Koramil 0814/09 Kudu bersinergi untuk mengamankan jalannya carnival. Fokus kami adalah agar acara meriah ini tetap aman dan kondusif. Kami mengimbau kepada para pengguna sound horeg dan peserta untuk tetap tertib, tidak mengganggu pengguna jalan lain, dan kita kawal bersama sampai selesai nanti malam. Alhamdulillah sampai sore ini situasi masih sangat terkendali,” tegas AKP Bagus Tejo Purnomo.
Senada dengan Kapolsek, Danramil 0814/09 Kudu, Kapten Chb Sugeng juga menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
“TNI-Polri selalu solid. Kami dari Koramil 0814/09 Kudu sebagai pembina wilayah Kudu dan Ngusikan, wajib hadir untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman. Saya melihat warga sangat menikmati, ini adalah pesta rakyat yang harus kita jaga bersama,” kata Kapten Chb Sugeng.
Pawai yang menampilkan berbagai kostum unik, mulai dari tema tradisional, nasional, hingga kreasi modern, berhasil memukau ribuan pasang mata yang hadir. Dentuman bass dari 16 sound horeg yang saling bersahutan menjadi daya tarik utama, terutama bagi kalangan pemuda.
Hingga berita ini diturunkan, acara masih berlangsung dengan pengamanan ketat dan antusiasme warga yang tidak surut. Carnival Desa Sumbernongko 2026 dipastikan menjadi sejarah dan cerita indah bagi warga Sumbernongko, Ngusikan, Jombang.
Editor : Redaksi
Penulis : Er
