DELI SERDANG, AnalisasiberNews.com — Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus mendorong pengembangan produk unggulan daerah agar tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga memiliki daya saing untuk menembus pasar internasional.
Hal tersebut disampaikan Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, saat hadir sebagai narasumber dalam Webseries Go Ekspor Barantin Edisi ke-10, yang dipusatkan di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (16/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Deli Serdang, Hesron T. Girsang, AP., M.Si., bersama jajaran terkait.
Potensi Lidi Menjadi Komoditas Ekspor
Dalam sesi pembahasan, Bupati menyoroti komoditas lidi sebagai salah satu potensi unggulan yang dapat terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar, termasuk peluang pasar ekspor.
Potensi produksi lidi bersih di Deli Serdang disebut mencapai sekitar 16.000 ton per tahun. Besarnya potensi tersebut menjadi salah satu peluang yang dapat dikembangkan melalui peningkatan kualitas, pengolahan, serta penguatan rantai pasok.
Bupati menekankan bahwa besarnya kapasitas produksi perlu dibarengi dengan pengelolaan yang baik agar produk daerah memiliki nilai tambah dan mampu memenuhi persyaratan pasar.
“Produk daerah tidak boleh berhenti di pasar lokal. Dengan kualitas yang terjaga dan pengelolaan yang baik, setiap komoditas dari potensi alam dan masyarakat kita mampu membuka jalan menuju pasar internasional. Lidi adalah satu buktinya.”
Kualitas dan Standar Menjadi Perhatian
Kepala Disperindag Deli Serdang, Hesron T. Girsang, mengatakan pengembangan komoditas ekspor tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan volume produksi.
Menurutnya, terdapat sejumlah aspek yang perlu diperhatikan agar produk mampu bersaing dan diterima secara berkelanjutan di pasar luar negeri.
Beberapa di antaranya meliputi:
- Konsistensi dan kualitas produk;
- Kesinambungan rantai pasok;
- Pemenuhan standar serta persyaratan negara tujuan ekspor;
- Peningkatan kapasitas pelaku usaha;
- Penguatan pengolahan dan nilai tambah produk.
“Kami tidak sekadar mengejar volume. Yang lebih penting adalah kualitas, kepatuhan terhadap standar, dan kepercayaan yang dibangun bersama pembeli luar negeri. Inilah yang menjamin manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat Deli Serdang.”
Pemerintah Perkuat Sinergi dengan Pelaku Usaha
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui Disperindag juga terus mendorong sinergi antara pemerintah, petani, pengolah, pelaku usaha, serta instansi terkait.
Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat rantai nilai produk, sehingga semakin banyak nilai tambah yang dapat dihasilkan di daerah.
Selain itu, pemerintah daerah berupaya memfasilitasi pelaku usaha dalam memahami serta memenuhi persyaratan dan standar yang diperlukan untuk memasuki pasar ekspor.
Akses terhadap informasi mengenai peluang pasar juga menjadi bagian penting dalam upaya memperluas jangkauan pemasaran produk unggulan Deli Serdang.
Dengan penguatan tersebut, potensi komoditas daerah diharapkan tidak hanya menjadi bahan baku, tetapi dapat berkembang menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Dorong Deli Serdang Jadi Daerah Berorientasi Ekspor
Pengembangan produk lokal menjadi salah satu langkah untuk memperkuat perekonomian daerah sekaligus membuka peluang bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk memperoleh pasar yang lebih luas.
Bupati Deli Serdang berharap potensi yang dimiliki daerah dapat dikelola secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pihak yang berkepentingan.
“Bersama-sama, kita wujudkan Deli Serdang bukan hanya sebagai penghasil bahan baku, melainkan sebagai daerah yang mampu memproduksi, mengolah, dan mengirimkan produk berkualitas ke seluruh penjuru dunia.”
Penguatan kualitas, standar, rantai pasok, dan kapasitas pelaku usaha menjadi bagian penting agar komoditas unggulan Deli Serdang memiliki peluang lebih besar untuk berkembang di pasar nasional maupun internasional.
Deliserdang, AnalisasiberNews.com
Penulis: Paulus Limbong
Jabatan: Wakaperwil Sumut
