x
PROFIL RESMI

PERWAKILAN REDAKSI PROVINSI JAMBI

MEDIA ANALISASIBERNEWS.COM

CEPAT • AKURAT • BERIMBANG
JARINGAN REDAKSI DAERAH

Profil Resmi Perwakilan Redaksi Media AnalisasiberNews.com Provinsi Jambi

Media AnalisasiberNews.com terus memperkuat jaringan perwakilan redaksi di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung penyampaian informasi yang cepat, akurat, berimbang, dan profesional kepada masyarakat.

KEPALA PERWAKILAN WILAYAH KAMALUDIN Provinsi Jambi
WAKIL KEPALA PERWAKILAN WILAYAH MADNUR Provinsi Jambi

Pekan Budaya Permainan Tradisional Dorong Anak Kenali Budaya dan Kurangi Ketergantungan Gadget

waktu baca 11 menit
Sabtu, 8 Agu 2026 18:00 18 Redaksi

PERCUT SEI TUAN, DELI SERDANG| AnalisasiberNews.com — Upaya mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda terus mendapat perhatian di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Selain menjadi bagian dari pelestarian budaya, permainan tradisional dinilai memiliki nilai edukatif dan sosial yang penting bagi tumbuh kembang anak, terutama di tengah semakin luasnya penggunaan perangkat digital dalam kehidupan sehari-hari.

INGIN BERLANGGANAN BERITA TERKINI?
Ikuti Saluran WhatsApp AnalisasiberNews.com — Semua Berita Langsung di HP Anda
IKUTI SEKARANG

Semangat tersebut terlihat dalam pelaksanaan Pekan Budaya Permainan Tradisional yang digelar Yayasan Laskar Pelangi Tanjung Rejo di Alun-Alun Kecamatan Percut Sei Tuan, Desa Saentis, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 8-9 Agustus 2026, tersebut menghadirkan berbagai permainan tradisional yang melibatkan anak-anak dan masyarakat. Sejumlah permainan yang dipertandingkan antara lain tarik tambang, terompah, pecah piring dan berbagai permainan tradisional lainnya.

● IKLAN
ANALISASIBERNEWS.COM Cepat, Akurat dan Berimbang
Video Promosi Resmi AnalisasiberNews.com

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, hadir langsung bersama Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Jelita Asri Ludin Tambunan, untuk melihat antusiasme masyarakat dan anak-anak mengikuti rangkaian kegiatan.

Bupati menilai kegiatan permainan tradisional tidak hanya memberikan hiburan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya, kebersamaan, sportivitas, kerja sama dan kecintaan terhadap daerah.

Menurutnya, antusiasme anak-anak mengikuti kegiatan di tengah cuaca yang cukup terik menunjukkan bahwa permainan tradisional masih memiliki tempat di tengah masyarakat apabila dikemas secara menarik dan melibatkan banyak pihak.

“Di siang terik ini ternyata tidak menyurutkan kegembiraan anak-anak kita. Saya juga cukup bangga bahwa anak-anak Tanjung Rejo bisa menggerakkan dan membuat kegiatan yang cukup besar ini untuk permainan tradisional,” kata Bupati Deli Serdang.

Permainan Tradisional Dinilai Punya Nilai Edukatif

Permainan tradisional selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Sebelum penggunaan perangkat digital berkembang seperti sekarang, berbagai permainan dimainkan anak-anak secara berkelompok di lingkungan rumah, halaman, lapangan, maupun ruang publik lainnya.

Permainan seperti tarik tambang, terompah dan pecah piring bukan hanya mengandalkan kemampuan fisik. Di dalamnya terdapat unsur kerja sama, komunikasi, konsentrasi, keberanian, strategi serta kemampuan mengikuti aturan permainan.

Nilai-nilai tersebut menjadi salah satu alasan permainan tradisional penting untuk terus dikenalkan kepada generasi muda.

Melalui kegiatan yang melibatkan banyak peserta, anak-anak juga dapat belajar berinteraksi secara langsung dengan teman sebaya. Mereka tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar menerima kemenangan dan kekalahan dengan sportif.

Dalam konteks perkembangan teknologi saat ini, kegiatan semacam itu juga menjadi alternatif aktivitas bagi anak-anak agar memiliki pilihan kegiatan yang lebih beragam di luar penggunaan gawai.

Bupati Deli Serdang berharap permainan tradisional dapat menjadi bagian dari kegiatan positif yang dilakukan secara rutin di lingkungan masyarakat.

Ia mengatakan, apabila antusiasme masyarakat terus meningkat, pemerintah daerah akan mempertimbangkan dukungan terhadap kegiatan tersebut melalui program dan penganggaran pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau antusiasnya besar, kita akan kaji dan memasukkannya ke anggaran APBD. Saya titip, ajarkan anak-anak ini kebanggaan dengan Deli Serdang dan bawa pada kegiatan yang positif,” ujarnya.

Didorong Menjadi Agenda Tahunan

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melihat kegiatan permainan tradisional memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi agenda budaya yang lebih besar.

Bupati berharap Pekan Budaya Permainan Tradisional tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat terus dilaksanakan secara konsisten dan melibatkan semakin banyak sekolah, komunitas, organisasi masyarakat, pemerintah desa, pemerintah kecamatan serta masyarakat luas.

Ia bahkan berharap kegiatan tersebut dapat berkembang menjadi salah satu ikon budaya Kabupaten Deli Serdang.

“Saya harap acara ini ke depan menjadi ikon Deli Serdang, tiap tahun diadakan pertandingan permainan tradisional,” katanya.

Menurutnya, keberlanjutan kegiatan akan menjadi salah satu kunci agar permainan tradisional tidak hanya dikenal oleh generasi yang lebih tua, tetapi juga dapat diwariskan kepada anak-anak dan generasi berikutnya.

Pelestarian budaya, lanjutnya, tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan formal. Lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat juga memiliki peran penting dalam memperkenalkan budaya kepada anak-anak.

Dengan semakin banyak ruang yang memberikan kesempatan kepada anak untuk mengenal permainan tradisional, diharapkan muncul kembali ketertarikan generasi muda terhadap budaya lokal.

Menjaga Budaya di Tengah Perkembangan Teknologi

Perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat. Anak-anak saat ini memiliki akses yang lebih luas terhadap informasi, pendidikan dan hiburan melalui berbagai perangkat digital.

Namun, penggunaan teknologi juga perlu diimbangi dengan aktivitas lain yang mendorong interaksi sosial, aktivitas fisik dan pengenalan budaya.

Dalam konteks tersebut, permainan tradisional dapat menjadi salah satu pilihan aktivitas yang mempertemukan unsur hiburan, olahraga, pendidikan karakter dan kebudayaan.

Bupati Deli Serdang berharap perkembangan teknologi tidak membuat budaya lokal semakin terpinggirkan.

“Semoga budaya bangsa bisa menjadi tuan rumah kita di tengah masuknya perkembangan teknologi dari dunia luar,” tambahnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan agar generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki pemahaman mengenai identitas budaya dan lingkungan sosialnya.

Pengenalan budaya sejak usia dini dinilai penting karena anak-anak merupakan generasi yang nantinya akan meneruskan berbagai tradisi dan nilai yang berkembang di masyarakat.

Permainan tradisional menjadi salah satu pintu masuk yang sederhana karena dapat diperkenalkan melalui kegiatan bermain yang menyenangkan.

Alun-Alun Menjadi Ruang Publik untuk Kegiatan Positif

Pelaksanaan Pekan Budaya Permainan Tradisional di Alun-Alun Kecamatan Percut Sei Tuan juga menunjukkan pentingnya keberadaan ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Ruang publik dapat menjadi tempat masyarakat berkumpul, berinteraksi dan menyelenggarakan berbagai aktivitas yang bermanfaat.

Bupati Deli Serdang melihat keberadaan Alun-Alun Kecamatan Percut Sei Tuan yang terus berkembang dapat memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat untuk menggelar berbagai kegiatan.

Tidak hanya kegiatan budaya, ruang publik juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga, pendidikan, kreativitas anak muda, kegiatan komunitas serta aktivitas sosial lainnya.

Dengan pemanfaatan ruang publik secara positif, masyarakat memiliki tempat untuk melakukan kegiatan bersama tanpa harus selalu bergantung pada aktivitas yang dilakukan secara individual melalui perangkat digital.

Kehadiran anak-anak dalam kegiatan permainan tradisional juga memperlihatkan bahwa ruang publik masih memiliki peran penting dalam membangun interaksi sosial.

Dukungan Balai Pelestarian Kebudayaan

Pekan Budaya Permainan Tradisional juga mendapat dukungan dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah II Sumatera Utara melalui Dana Indonesiana.

Pamong Budaya Ahli Pertama BPK Wilayah II Sumatera Utara, Windra Adi Purba, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk upaya pelestarian kebudayaan, khususnya permainan tradisional yang menghadapi tantangan akibat perubahan zaman.

Menurut Windra, perkembangan zaman membuat sebagian permainan tradisional semakin jarang dimainkan. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian agar permainan yang menjadi bagian dari pengalaman budaya masyarakat tidak hilang begitu saja.

“Ini salah satu kegiatan pelestarian kebudayaan, khususnya di permainan tradisional. Perkembangan zaman membuat budaya semakin terkikis, khususnya permainan tradisional yang mulai dilupakan,” katanya.

Ia menjelaskan, Yayasan Laskar Pelangi mendapat mandat sebagai penerima stimulus Dana Indonesiana untuk mendorong pengembangan permainan tradisional.

Dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pelestarian budaya di tingkat masyarakat.

Menurut Windra, masih terdapat banyak potensi kebudayaan yang dapat dikembangkan dan dilestarikan di Deli Serdang.

Salah satu potensi tersebut adalah keberadaan berbagai objek dan peninggalan budaya. Ia menyebut Deli Serdang memiliki 168 cagar budaya yang menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah.

Keberadaan berbagai potensi budaya tersebut menunjukkan bahwa pelestarian kebudayaan dapat dilakukan melalui banyak pendekatan. Tidak hanya melalui pelestarian benda atau situs budaya, tetapi juga melalui tradisi, permainan, seni, pengetahuan masyarakat dan kegiatan kebudayaan yang masih berkembang.

Yayasan Laskar Pelangi Konsisten Gelar Kegiatan

Ketua Yayasan Laskar Pelangi Tanjung Rejo, Siddik Zailani, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Pekan Budaya Permainan Tradisional.

Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya yayasan untuk mendorong masyarakat, terutama anak-anak, agar kembali mengenal permainan tradisional.

Menurut Siddik, permainan tradisional memiliki nilai yang perlu diwariskan kepada generasi berikutnya. Selain menjadi sarana hiburan, permainan tradisional dapat menjadi media interaksi dan kegiatan bersama.

Pekan Budaya Permainan Tradisional juga diharapkan menjadi momentum untuk mengajak anak-anak mengurangi waktu penggunaan gawai secara berlebihan dengan menghadirkan kegiatan alternatif yang menarik.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang kami gelar untuk mendorong pelestarian permainan tradisional sekaligus mengurangi penggunaan gawai pada anak-anak,” kata Siddik.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, masyarakat, peserta, panitia hingga berbagai pihak yang turut memberikan dukungan.

Siddik juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.

Membangun Kebiasaan Positif Sejak Anak-Anak

Penggunaan perangkat digital telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat modern. Karena itu, pendekatan terhadap anak-anak tidak harus dilakukan dengan menghilangkan teknologi, melainkan dengan membangun keseimbangan antara penggunaan teknologi dan aktivitas lainnya.

Permainan tradisional dapat menjadi salah satu kegiatan yang membantu menciptakan keseimbangan tersebut.

Melalui permainan kelompok, anak-anak dapat bergerak secara aktif, berkomunikasi dengan teman, mengikuti aturan, bekerja sama dan menyelesaikan tantangan secara langsung.

Hal ini menjadi semakin relevan ketika aktivitas anak-anak semakin banyak dilakukan di dalam rumah dengan perangkat elektronik sebagai salah satu sumber hiburan.

Kegiatan seperti Pekan Budaya Permainan Tradisional dapat menjadi contoh bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan anak.

Anak-anak tidak hanya diberi penjelasan mengenai pentingnya budaya, tetapi langsung diajak mengalami dan memainkan permainan yang menjadi bagian dari budaya masyarakat.

Pendekatan tersebut dapat membuat proses pengenalan budaya terasa lebih menyenangkan.

Peran Keluarga dan Masyarakat

Pelestarian permainan tradisional tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah atau lembaga kebudayaan. Keluarga dan masyarakat juga memiliki peran penting dalam memastikan permainan tersebut tetap dikenal.

Orang tua dapat mengenalkan permainan tradisional kepada anak melalui aktivitas bersama di rumah maupun lingkungan sekitar. Sekolah juga dapat memberikan ruang bagi permainan tradisional dalam kegiatan olahraga, pendidikan karakter, kegiatan ekstrakurikuler atau agenda budaya.

Sementara itu, pemerintah desa dan kecamatan dapat membantu menyediakan ruang serta mendukung kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan kebudayaan.

Jika dilakukan secara bersama-sama, permainan tradisional tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat.

Keberadaan komunitas dan yayasan yang secara konsisten mengadakan kegiatan juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan permainan tradisional.

Menjadikan Budaya Sebagai Identitas Daerah

Deli Serdang memiliki kekayaan budaya yang dapat terus dikembangkan sebagai identitas daerah. Pelestarian permainan tradisional menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut.

Permainan yang diwariskan dari generasi ke generasi memiliki cerita dan pengalaman sosial yang tidak selalu dapat ditemukan dalam aktivitas digital.

Ketika anak-anak memainkan permainan tradisional secara langsung, mereka tidak hanya belajar aturan permainan. Mereka juga mengenal cara berinteraksi, membangun kerja sama dan memahami nilai kebersamaan.

Karena itu, permainan tradisional memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi bagian dari kegiatan kebudayaan daerah yang lebih luas.

Harapan Bupati Deli Serdang agar Pekan Budaya Permainan Tradisional dapat menjadi agenda tahunan sekaligus ikon daerah menunjukkan adanya peluang untuk mengembangkan kegiatan tersebut secara berkelanjutan.

Ke depan, kegiatan dapat dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak peserta, sekolah, komunitas, pelaku budaya, pemerintah desa dan berbagai unsur masyarakat.

Dengan demikian, permainan tradisional tidak hanya menjadi nostalgia generasi terdahulu, tetapi dapat kembali menjadi bagian dari kehidupan anak-anak masa kini.

Kolaborasi Menjadi Kunci Pelestarian

Pelaksanaan Pekan Budaya Permainan Tradisional memperlihatkan bahwa pelestarian budaya membutuhkan kolaborasi.

Pemerintah daerah memberikan dukungan kebijakan dan fasilitas, lembaga kebudayaan memberikan pendampingan, yayasan dan komunitas menjadi penggerak kegiatan, sementara masyarakat menjadi bagian utama dari keberlanjutan budaya tersebut.

Kolaborasi seperti ini dapat menjadi model dalam mengembangkan berbagai kegiatan kebudayaan lainnya.

Apalagi, pelestarian budaya memiliki tantangan yang semakin kompleks seiring perubahan gaya hidup dan perkembangan teknologi.

Kebudayaan yang tidak diperkenalkan kepada generasi muda berpotensi semakin jauh dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, diperlukan kegiatan yang mampu mempertemukan budaya dengan kebutuhan generasi masa kini.

Permainan tradisional memiliki keunggulan karena dapat dilakukan secara sederhana dan tidak selalu membutuhkan fasilitas yang mahal.

Dengan dukungan ruang publik, pendampingan dan kreativitas penyelenggara, permainan tradisional dapat dikemas menjadi kegiatan yang menarik bagi anak-anak dan masyarakat.

Harapan untuk Generasi Muda Deli Serdang

Pekan Budaya Permainan Tradisional di Percut Sei Tuan diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal.

Anak-anak diharapkan tidak hanya mengenal berbagai permainan melalui cerita orang tua atau dokumentasi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memainkannya secara langsung.

Pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari proses mengenal lingkungan sosial dan budaya mereka.

Di sisi lain, kegiatan permainan tradisional juga dapat menjadi alternatif aktivitas yang mendorong anak-anak untuk lebih banyak bergerak dan berinteraksi secara langsung.

Upaya mengurangi ketergantungan terhadap gawai tentu membutuhkan proses dan peran bersama. Orang tua, sekolah, pemerintah dan masyarakat perlu menciptakan pilihan kegiatan yang menarik sehingga anak-anak memiliki kesempatan untuk menikmati aktivitas di luar penggunaan perangkat digital.

Pekan Budaya Permainan Tradisional menunjukkan bahwa kegiatan budaya dapat menjadi salah satu pilihan tersebut.

Antusiasme peserta dan masyarakat menjadi modal penting untuk melanjutkan kegiatan serupa pada masa mendatang.

Dengan pengelolaan yang baik, kegiatan tersebut berpotensi berkembang menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan nilai budaya, membangun kebersamaan dan memperkuat identitas daerah.

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang pun diharapkan terus memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kebudayaan yang melibatkan generasi muda.

Pelestarian budaya pada akhirnya bukan hanya tentang menjaga sesuatu dari masa lalu, tetapi juga memastikan nilai dan identitas tersebut tetap relevan bagi generasi masa depan.

Melalui permainan tradisional, anak-anak dapat belajar bahwa kebersamaan, sportivitas, kerja sama dan kegembiraan dapat hadir tanpa harus selalu bergantung pada perangkat digital.

Pekan Budaya Permainan Tradisional di Tanjung Rejo menjadi salah satu contoh bagaimana budaya dapat dihidupkan kembali melalui kegiatan yang sederhana, inklusif dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

Jika dilakukan secara konsisten dan mendapat dukungan berbagai pihak, kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu kekuatan budaya Deli Serdang sekaligus memberikan ruang positif bagi anak-anak untuk tumbuh, bermain dan mengenal warisan budaya daerahnya.

Dengan demikian, permainan tradisional bukan sekadar permainan masa lalu. Ia dapat menjadi jembatan antara generasi, sarana membangun karakter, ruang mempererat hubungan sosial dan bagian dari identitas budaya yang tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang beserta jajaran perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat dan peserta Pekan Budaya Permainan Tradisional.

PENULIS: S TARIGAN
SUMBER: DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG
ANALISASIBERNEWS.COM

Bagikan Berita

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Media AnalisasiberNews.com
Saksikan siaran langsung dan video pilihan Media AnalisasiberNews.com secara langsung melalui kanal YouTube kami.
LIVE STREAMING

BERITA LUAR

Berita Dunia Terkini

Update berita internasional terbaru

● UPDATE
Memuat berita dunia...

Kebijakan Privasi

Kebijakan mengenai pengelolaan informasi dan privasi pengguna Media AnalisasiberNews.com

1. Pendahuluan

Media AnalisasiberNews.com menghargai privasi pengunjung dan berupaya menjaga informasi yang diberikan atau dikumpulkan melalui penggunaan situs secara wajar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kebijakan Privasi ini menjelaskan secara umum jenis informasi yang dapat dikumpulkan, bagaimana informasi tersebut digunakan, serta pilihan yang tersedia bagi pengguna ketika mengakses Media AnalisasiberNews.com.

2. Informasi yang Dapat Dikumpulkan

Dalam kondisi tertentu, situs dapat memperoleh informasi yang diberikan langsung oleh pengguna maupun informasi teknis yang tercatat secara otomatis ketika pengguna mengakses situs.

  • Nama atau identitas yang diberikan secara sukarela.
  • Alamat email apabila pengguna menghubungi redaksi.
  • Nomor kontak apabila pengguna memilih menghubungi redaksi melalui WhatsApp.
  • Informasi teknis seperti jenis perangkat, browser, sistem operasi dan data penggunaan situs yang dapat dicatat oleh layanan teknis atau analitik.

3. Penggunaan Informasi

Informasi yang diberikan pengguna dapat digunakan untuk merespons pertanyaan, menindaklanjuti komunikasi, mengelola layanan situs dan meningkatkan kualitas pelayanan redaksi.

4. Komunikasi dengan Redaksi

Apabila pengguna menghubungi redaksi melalui email, WhatsApp atau saluran komunikasi lainnya, informasi yang disampaikan dapat digunakan untuk menanggapi permintaan atau keperluan komunikasi tersebut.

5. Keamanan Informasi

Redaksi berupaya menerapkan langkah yang wajar untuk menjaga informasi yang berada dalam pengelolaannya. Namun, tidak ada sistem internet yang dapat dijamin sepenuhnya bebas dari risiko keamanan.

6. Berbagi Informasi

Media AnalisasiberNews.com tidak bermaksud menjual informasi pribadi pengguna. Informasi dapat diproses atau tersedia bagi penyedia layanan teknis apabila diperlukan untuk menjalankan fungsi situs.

7. Cookie

Situs dapat menggunakan cookie atau teknologi serupa untuk membantu menjalankan fungsi tertentu, mengingat preferensi pengguna, memahami penggunaan situs atau mendukung layanan pihak ketiga.

Pengguna dapat mengatur atau membatasi cookie melalui pengaturan browser yang digunakan. Beberapa fungsi situs mungkin tidak bekerja secara optimal apabila cookie dinonaktifkan.

8. Statistik dan Analitik

Media AnalisasiberNews.com dapat menggunakan layanan statistik atau analitik untuk memahami jumlah kunjungan, halaman yang diakses, sumber lalu lintas dan informasi teknis lainnya.

Data statistik tersebut digunakan untuk membantu pengembangan dan peningkatan kualitas situs serta pengalaman pengguna.

9. Iklan dan Layanan Pihak Ketiga

Situs dapat menampilkan iklan dari jaringan periklanan pihak ketiga, termasuk layanan Google atau penyedia periklanan lainnya apabila layanan tersebut digunakan.

Penyedia layanan pihak ketiga dapat menggunakan cookie, teknologi serupa atau informasi teknis tertentu sesuai dengan kebijakan privasi mereka masing-masing.

Kehadiran iklan pada situs tidak berarti Media AnalisasiberNews.com mengendalikan seluruh praktik pengumpulan data yang dilakukan oleh penyedia iklan.

10. Tautan ke Situs Eksternal

Artikel atau halaman Media AnalisasiberNews.com dapat memuat tautan menuju situs pihak ketiga.

Setelah pengguna meninggalkan situs ini dan mengakses situs pihak ketiga, pengelolaan data mengikuti kebijakan privasi masing-masing situs tersebut.

11. Perlindungan Data Pribadi

Media AnalisasiberNews.com berupaya menangani data pribadi secara bertanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pengguna disarankan untuk tidak mengirimkan data pribadi yang tidak diperlukan melalui kolom komentar, formulir, email atau saluran komunikasi publik.

12. Komentar dan Konten Pengguna

Apabila situs menyediakan fitur komentar atau bentuk interaksi pengguna lainnya, informasi yang dipublikasikan oleh pengguna dapat terlihat oleh pihak lain.

Pengguna bertanggung jawab memastikan bahwa informasi yang mereka publikasikan tidak melanggar hak pihak lain, hukum atau ketentuan platform.

13. Hak Pengguna

Pengguna dapat menghubungi redaksi untuk meminta informasi mengenai komunikasi atau data yang secara langsung diberikan kepada redaksi, sepanjang permintaan tersebut dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Redaksi dapat meminta informasi tambahan untuk memastikan identitas pemohon apabila diperlukan demi keamanan dan perlindungan data.

14. Perubahan Kebijakan Privasi

Kebijakan Privasi ini dapat diperbarui dari waktu ke waktu untuk menyesuaikan perubahan layanan, teknologi, praktik pengelolaan situs atau ketentuan hukum yang berlaku.

Pengguna disarankan memeriksa halaman ini secara berkala untuk mengetahui perubahan yang mungkin dilakukan.

15. Hubungi Kami

Apabila Anda memiliki pertanyaan mengenai Kebijakan Privasi ini atau ingin menyampaikan permintaan terkait informasi pribadi yang telah Anda berikan kepada redaksi, silakan menghubungi:

Media: Media AnalisasiberNews.com

Penerbit: PT.Analisasiber Media Nusantara

Email: redaksianalisasibernews@gmail.com

WhatsApp: 083176285168

Hubungi Redaksi

Untuk pertanyaan mengenai privasi, koreksi informasi atau komunikasi lainnya, silakan menghubungi redaksi.

HUBUNGI REDAKSI
Media AnalisasiberNews.com
Diterbitkan Oleh PT.Analisasiber Media Nusantara
Cepat, Akurat dan Berimbang.

INDEKS BERITA 2026

Arsip berita Media AnalisasiberNews.com berdasarkan bulan dan kategori.

- TOTAL BERITA 2026
🔎 Cari Arsip Berita
Arsip Berdasarkan Bulan
Memuat arsip berita...
Media AnalisasiberNews.com
Diterbitkan Oleh PT.Analisasiber Media Nusantara
Cepat, Akurat dan Berimbang.
PUSAT DOKUMENTASI MEDIA

Pusat Dokumentasi & Arsip Media

Pusat dokumentasi dan arsip Media AnalisasiberNews.com untuk menelusuri pemberitaan, kegiatan peliputan, dokumentasi media, press release dan informasi yang telah dipublikasikan.

Arsip Media

Gunakan pusat arsip ini untuk menemukan dokumentasi dan pemberitaan berdasarkan kebutuhan.

📰

Arsip Berita

Menelusuri artikel yang telah dipublikasikan melalui website media.

📸

Dokumentasi Foto

Dokumentasi visual yang digunakan dalam pemberitaan dan kegiatan media.

🎥

Dokumentasi Video

Kumpulan tautan video dan dokumentasi audiovisual yang tersedia.

📢

Press Release

Arsip siaran pers dan informasi resmi yang telah diterima atau dipublikasikan.

Arsip Pemberitaan

Cari berita berdasarkan kata kunci atau pilih kategori.

Memuat arsip berita...

Arsip Berdasarkan Tahun

Pilih tahun untuk membuka halaman arsip berita sesuai periode publikasi.

CATATAN ARSIP

Arsip pada halaman ini mengikuti data pemberitaan yang tersedia pada website Media AnalisasiberNews.com. Perubahan teknis pada website, pemindahan artikel, pembaruan URL, atau pengelolaan arsip dapat memengaruhi tampilan hasil pencarian.


Hak atas Materi:

Foto, video, dokumen dan materi lain yang ditampilkan dalam pemberitaan tetap tunduk pada hak penggunaan, sumber, dan ketentuan yang berlaku. Penggunaan ulang materi harus memperhatikan hak pemilik dan sumber.

Butuh Arsip atau Konfirmasi Berita?

Jika Anda membutuhkan bantuan menemukan pemberitaan, dokumentasi atau melakukan konfirmasi terhadap arsip media, silakan menghubungi redaksi.

💬 HUBUNGI REDAKSI
LAINNYA
x
x
INGIN BERLANGGANAN BERITA TERKINI?
Ikuti Saluran WhatsApp AnalisasiberNews.com — Semua Berita Langsung di HP Anda
IKUTI SEKARANG
error: Konten ini dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin atau memperbanyak artikel tanpa mencantumkan sumber Analisasibernews.com.
PROFIL RESMI

PERWAKILAN REDAKSI PROVINSI JAMBI

MEDIA ANALISASIBERNEWS.COM

CEPAT • AKURAT • BERIMBANG
JARINGAN REDAKSI DAERAH

Profil Resmi Perwakilan Redaksi Media AnalisasiberNews.com Provinsi Jambi

Media AnalisasiberNews.com terus memperkuat jaringan perwakilan redaksi di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung penyampaian informasi yang cepat, akurat, berimbang, dan profesional kepada masyarakat.

KEPALA PERWAKILAN WILAYAH KAMALUDIN Provinsi Jambi
WAKIL KEPALA PERWAKILAN WILAYAH MADNUR Provinsi Jambi