x
Hotline News

Wapres Gibran Hadiri Haul ke-55 KH Abd. Wahab Chasbullah, Ajak Santri Teladani Semangat Inovasi Sang Pahlawan Nasional

waktu baca 3 menit
Kamis, 14 Mei 2026 02:15 25 Kaperwil Jatim

Jombang, AnalisasiberNews – Halaman Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, menjadi saksi bisu khidmatnya peringatan Haul ke-55 K.H. Abd. Wahab Chasbullah pada Minggu (10/05). Acara pengajian umum ini dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, B.Sc., bersama jajaran pejabat tinggi negara dan tokoh-tokoh ulama kharismatik.

Warisan semangat Mbah Kyai Wahab

Dalam sambutannya, Wapres Gibran menegaskan bahwa sosok Mbah Kyai Wahab bukan sekadar inisiator dan pendiri Nahdlatul Ulama, melainkan seorang tokoh penggerak yang mewariskan semangat persatuan dan cinta tanah air yang tak tergoyahkan.

“Mbah Kyai Wahab adalah teladan dalam berfikir maju. Beliau memiliki komitmen kuat untuk kemajuan bangsa yang harus kita jaga bersama,” ujar Wapres di hadapan ribuan jamaah dan santri.

Ia menekankan pentingnya santri sebagai generasi muda untuk meneladani ketokohan almarhum. Menurutnya, Indonesia saat ini sangat membutuhkan anak muda yang berani berinovasi namun tetap menjaga akhlak mulia sebagai fondasi karakter bangsa.

Prioritas perintah Kyai dan salam dari Presiden

Ada momen menarik saat Wapres menceritakan kehadirannya di Tambakberas. Gibran mengaku undangan dari pihak pesantren diterima dalam waktu yang sangat mepet, di mana seharusnya ia dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Lampung.

“Kunjungan ke Lampung saya percepat agar bisa hadir di sini hari ini. Kalau sudah perintah Kyai, saya harus datang,” tegasnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Tak lupa, Gibran menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto yang baru saja kembali dari kunjungan kerja di Filipina. Ia mengajak seluruh jamaah mendoakan agar Presiden senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas negara.

Inovasi untuk umat: Kampung Haji

Selain membahas keteladanan, Wapres juga membawa kabar baik mengenai kebijakan keagamaan. Setelah penetapan Hari Santri, pemerintah kini fokus pada peluncuran program Kampung Haji. Program ini diproyeksikan untuk memperlancar proses ibadah haji, mempermudah birokrasi, serta yang paling utama adalah menekan biaya haji agar lebih terjangkau bagi masyarakat luas di masa depan.

Kemeriahan dan pembagian sepeda

Suasana cair terjadi saat panitia memilih dua(satu laki-laki dan satu perempuan). Setelah berhasil menjawab tantangan pertanyaan, Wapres Gibran memberikan hadiah berupa dua unit sepeda sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi para santri untuk terus belajar.

Kehadiran tokoh dan ulama

Acara ini turut dihadiri oleh deretan tokoh penting, di antaranya:

Pejabat Negara: Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto, dan Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar.

Keluarga Besar Ndalem:Nyai Hj. Mahfudloh Ali Ubaid, Nyai Hj. Hizbiyah Rochim, KH Hasib Wahab, dan KH Roqib Wahab.

Tokoh Ulama: Pengasuh PP Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfud (Gus Kikin), KH Masduqi Abdurrahman Al-Hafidz (Perak), serta KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq).

Elemen Masyarakat: Perwakilan Pimpinan Ranting Fatayat NU Jombatan, Sutarmi, S.Pd.I., serta ribuan alumni dan simpatisan.

Harapan untuk masa depan

Menutup rangkaian acara, doa dan harapan dipanjatkan agar generasi penerus bangsa Indonesia ke depan tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan bakat tetapi juga memiliki iman yang kokoh. Harapannya, lahir generasi yang berakhlaqul karimah, beradab, dan berilmu yang mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan, agama, dan bangsa Indonesia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hotline News

LAINNYA
x