x
Hotline News

Shalawat Menggema di Lembur Pasir, Desa yang Malam Itu Serasa Bergetar oleh Cinta kepada Rasulullah

waktu baca 2 menit
Rabu, 13 Mei 2026 05:48 54 admin

Garut| AnalisaSiberNews.com –Malam di Kampung Lembur Pasir RT 01 RW 08, Desa Mekar Mulya, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Selasa (12/5/2026), terasa berbeda dari biasanya.

Di tengah dinginnya udara pegunungan, lantunan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat Nabi menggema lembut, menyelimuti setiap sudut kampung dengan kesejukan dan ketenangan yang menyentuh hati.

Masyarakat tampak antusias menghadiri Pengajian Akbar Tasyakur Walimatul Khitan, sebuah bentuk rasa syukur sekaligus doa orang tua agar sang anak tumbuh dalam lindungan Allah SWT, menjadi pribadi yang saleh, berakhlak baik, serta berguna bagi agama, bangsa, dan sesama.

Acara penuh khidmat tersebut menghadirkan dua penceramah, yakni Ustaz Asep K., S.Pd.I dan Ustaz A. Ginanjar, S.Pd.I. Dalam tausiyahnya, keduanya menyampaikan pesan-pesan keislaman yang menyejukkan serta mengingatkan pentingnya menjaga amanah dalam mendidik anak.

“Anak adalah titipan Allah SWT yang harus dijaga dan dibimbing dengan penuh kasih sayang serta nilai-nilai agama,” ujar salah satu penceramah di hadapan jamaah.

Suasana semakin syahdu ketika Grup Hadroh Al-Ijabah dari Dangdeur Kiangroke, Banjaran, tampil memukau di bawah pimpinan Ustaz H. Usup.

Tabuhan rebana yang harmonis berpadu dengan lantunan shalawat dari Ahmad Mansur dan para vokalis lainnya, menciptakan suasana religius yang begitu mendalam. Jamaah yang hadir tampak larut dalam kekhusyukan, sebagian menundukkan kepala sambil mengikuti lantunan shalawat dengan penuh penghayatan.

Malam itu, Kampung Lembur Pasir seakan dipenuhi doa-doa yang melangit. Anak-anak duduk tertib, para orang tua khusyuk mengikuti rangkaian acara, sementara tokoh masyarakat turut membaur dalam nuansa kebersamaan dan cinta kepada Rasulullah SAW.

Kegiatan Tasyakur Walimatul Khitan tersebut menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu hadir dalam kemewahan, melainkan melalui rasa syukur, kebersamaan, dan keberkahan yang dirasakan bersama.

Di Lembur Pasir malam itu, shalawat bukan hanya dilantunkan, tetapi benar-benar hidup dan mengetuk hati setiap orang yang hadir.

(Red|Tagar)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x