x

IKRAR Desak Evaluasi Program MBG di Menes, Soroti Dugaan Hambatan terhadap Kinerja Pers

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Apr 2026 10:35 31 siberadmin

Pandeglang,| AnalisasiberNews.com  — Komunitas Ikatan Rakyat Reformasi (IKRAR) menggelar aksi solidaritas untuk menegaskan pentingnya kebebasan pers sekaligus mendorong evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Aksi tersebut berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Menes, Senin (20/4/2026).

Aksi ini merupakan respons atas berbagai persoalan yang mencuat dalam implementasi program MBG di wilayah Kabupaten Pandeglang. IKRAR menilai, program yang menggunakan anggaran negara harus dijalankan secara transparan, akuntabel, dan terbuka terhadap pengawasan publik, termasuk oleh insan pers.

Dalam orasinya, massa aksi menyoroti dugaan penghalangan terhadap jurnalis yang tengah melakukan peliputan di Kampung Kadu Tanggay, Kecamatan Menes. Oknum yang diduga merupakan relawan SPPG dari Yayasan Penggerak Pembangunan Indonesia (YPPI) disebut melarang wartawan menjalankan tugas jurnalistiknya.

Koordinator aksi IKRAR, Enji, menegaskan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Ia menekankan bahwa kemerdekaan pers adalah hak asasi warga negara yang dijamin undang-undang tanpa adanya penyensoran maupun pembredelan.

“Pers memiliki fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, serta kontrol sosial. Apalagi program MBG ini menyangkut anggaran besar negara, sehingga pengawasan harus dilakukan secara terbuka dan ketat,” ujar Enji.

IKRAR juga menilai lemahnya pengawasan dari Satgas MBG Kecamatan Menes terhadap operasional KSPPG YPPI turut memperparah situasi di lapangan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menyebabkan berbagai persoalan tidak tertangani secara optimal.

Selain dugaan penghalangan terhadap jurnalis, IKRAR mengungkap adanya indikasi pencatutan nama lembaga negara oleh oknum relawan dalam berkomunikasi dengan wartawan.

Tindakan ini dinilai berpotensi menyesatkan informasi publik dan mencederai kredibilitas program.

Hasil pemantauan di dapur MBG Kadu Tanggay juga menemukan sejumlah dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP), seperti relawan yang tidak menggunakan seragam resmi serta penggunaan kendaraan operasional tanpa identitas atau logo Badan Gizi Nasional (BGN).

Atas berbagai temuan tersebut, IKRAR mendesak Satgas MBG Kecamatan Menes untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional SPPG YPPI di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, Enji meminta agar oknum relawan yang diduga menghalangi kerja jurnalis dan mencatut nama lembaga negara segera ditindak tegas, termasuk pemberhentian dari keterlibatan dalam program.

“Agar kejadian serupa tidak terulang, kami meminta langkah tegas dari pihak terkait demi menjaga marwah kebebasan pers serta transparansi program pemerintah,” tegasnya.

Aksi berlangsung tertib dan damai dengan pengawalan aparat keamanan setempat.

Red/Tim

LAINNYA
x📢 KIRIM INFORMASI & IKLAN ANDA SEKARANG! Punya berita, laporan, atau ingin pasang iklan? Tim redaksi kami siap menerima dan menindaklanjuti informasi Anda. 📲 WhatsApp Redaksi: 0821-1477-4427 ⚡ Cepat • Akurat • Terpercaya Suara Anda, Informasi untuk Publik