MINAHASA UTARA | AnalisasiberNews.com – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Kokoleh Dua, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Memasuki tahap yang cukup krusial, personel Babinsa Koramil 1310-03/Likupang Kodim 1310/Bitung bersama masyarakat setempat saat ini fokus melaksanakan pemasangan besi jembatan dan pengelasan tiang kedudukan tepi jauh sebagai bagian dari penyelesaian konstruksi, Jumat (31/07/2026).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan yang nantinya akan menjadi akses penghubung bagi masyarakat. Sejak pagi hari, personel TNI bersama warga terlihat bahu-membahu melaksanakan pekerjaan dengan penuh semangat gotong royong. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya memberikan dukungan tenaga, tetapi juga menjadi motivasi bagi warga untuk turut berpartisipasi dalam percepatan pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan.
Di lapangan, Babinsa Sertu Royke Rasuh memimpin langsung proses pengerjaan bersama tim teknis dan masyarakat. Pemasangan besi dilakukan secara cermat dan sesuai standar konstruksi guna memastikan kekuatan serta daya tahan jembatan dalam jangka panjang. Sementara itu, proses pengelasan tiang kedudukan tepi jauh menjadi fokus utama karena memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan struktur keseluruhan jembatan.
Menurut para pekerja di lokasi, setiap tahapan pembangunan dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan dan kualitas pekerjaan. Hal ini penting agar jembatan yang dibangun nantinya mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta dapat digunakan dalam waktu yang lama tanpa mengurangi tingkat keselamatannya.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan. Infrastruktur jembatan memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas sosial maupun ekonomi warga. Selama ini, akses yang terbatas kerap menjadi kendala bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan pertanian, perdagangan, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
Dengan hadirnya jembatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat menikmati akses transportasi yang lebih mudah dan aman. Mobilitas warga yang sebelumnya terkendala kondisi geografis akan semakin lancar sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, distribusi hasil pertanian dan komoditas lainnya juga diperkirakan menjadi lebih efektif dan efisien.
Komandan Kodim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kemanunggalan TNI dan rakyat merupakan kekuatan utama dalam menyukseskan berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan warga dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi salah satu faktor penting yang mempercepat proses penyelesaian proyek.
“Dengan sinergi dan kemanunggalan TNI bersama rakyat yang terus terjalin kuat, kami optimistis pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat selesai sesuai target. Sarana vital ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan rakyat,” ujar Letkol Inf Dewa Made DJ.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur seperti jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, peluang ekonomi akan semakin terbuka, pelayanan publik menjadi lebih mudah dijangkau, serta aktivitas pendidikan dan kesehatan dapat berjalan lebih optimal.
Masyarakat Desa Kokoleh Dua menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Mereka berharap proyek dapat segera rampung sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga. Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan mereka dalam berbagai tahapan pekerjaan yang dilakukan secara gotong royong bersama personel TNI.
Semangat kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat masih sangat kuat. Kolaborasi tersebut tidak hanya mempercepat penyelesaian pekerjaan, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan warga binaannya.
Ke depan, Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi salah satu infrastruktur strategis yang mampu mendorong kemajuan Desa Kokoleh Dua dan wilayah sekitarnya. Selain mempermudah akses transportasi, keberadaan jembatan ini juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pemerataan pembangunan di Kabupaten Minahasa Utara.
Sumber : Pendim 1310/Bitung
(Wid)