BANTEN AnalisasiberNews.com – Gubernur Banten Andra Soni memaparkan berbagai capaian program pro-rakyat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sebagai bentuk pertanggungjawaban atas amanah kepemimpinan. Hal itu disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan halalbihalal Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia di Hotel Horison Ratu, Minggu (19/4/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Banten.
“Sejak dilantik, kami langsung tancap gas merealisasikan program prioritas sebagai komitmen kepada masyarakat,” ujar Andra Soni.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah serta Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP PSI.
Andra Soni menjelaskan, sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, Pemprov Banten langsung mengakselerasi delapan program utama yang dijabarkan ke dalam 24 program turunan sebagai janji politik kepada masyarakat.
Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah program sekolah gratis bagi siswa tingkat SMA, SMK, dan SKh swasta. Program ini dilaksanakan melalui kebijakan efisiensi anggaran dengan mengalihkan belanja yang tidak berdampak langsung menjadi pembiayaan pendidikan.
Sepanjang tahun 2025, program tersebut telah menjangkau 801 sekolah swasta dengan total 60.705 siswa penerima manfaat di seluruh wilayah Banten. Pada tahun 2026, cakupan program diperluas hingga Madrasah Aliyah swasta.
“Efisiensi bukan sekadar pemotongan anggaran, tetapi bagaimana mengalihkan anggaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Selain sektor pendidikan, Pemprov Banten juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur desa melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Hingga tahun 2025, sebanyak 62 ruas jalan desa berhasil dibangun, terutama di wilayah Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.
Pembangunan tersebut dinilai mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Aktivitas ekonomi desa meningkat seiring terbukanya akses transportasi yang lebih memadai.
Di sektor pertanian, Pemprov Banten mencatat peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) menjadi 111 persen pada tahun 2025. Capaian ini menunjukkan adanya peningkatan kesejahteraan petani sekaligus sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menitikberatkan pada penguatan wilayah.
“Capaian tersebut mencerminkan kesejahteraan petani yang semakin membaik dan selaras dengan program pembangunan nasional,” tambah Andra Soni.
Sementara itu, Raja Juli Antoni menilai capaian pembangunan Pemprov Banten merupakan bukti bahwa kebijakan publik yang dihasilkan melalui proses politik mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan salam dari Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep serta mengajak seluruh kader untuk terus menghadirkan solusi melalui jalur politik yang berintegritas.
“Perubahan yang berkelanjutan hanya bisa dilakukan melalui partai politik. Politik adalah cara mengonversi niat baik menjadi kebijakan nyata,” ungkapnya.
Sumber : PWGK.
Editor : Yudi Sayuti S.T.
Tidak ada komentar