MINAHASA UTARA| AnalisasiberNews.com — Dalam upaya memperkokoh koordinasi spasial dan sinergitas lintas sektor, Danramil 1310-05/Kauditan Kodim 1310/Bitung, Kapten Inf Isak Mangimpis, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimcam dan Hukum Tua se-Kecamatan Kema. Forum strategis ini diselenggarakan di Balai Desa Tontalete, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, pada Kamis (08/10/2026).

Rakor ini menjadi wadah krusial untuk menyelaraskan persepsi dalam pelaksanaan tata kelola pemerintahan, akselerasi pembangunan, serta optimalisasi pelayanan publik di tingkat akar rumput.
Lima Poin Strategis Danramil Kauditan :
Dalam arahannya, Kapten Inf Isak Mangimpis menggarisbawahi sejumlah isu kontemporer yang memerlukan atensi kolektif dan tindakan preventif dari seluruh jajaran pemerintah desa:
Mitigasi Karhutla: Menghadapi anomali cuaca ekstrem dan musim kemarau yang berkepanjangan, Danramil menginstruksikan para Hukum Tua untuk mengedukasi warga secara masif. Masyarakat dilarang keras melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta wajib menghindari pembuangan puntung rokok sembarangan guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Akselerasi Infrastruktur & Manunggal Air: Pemerintah desa diminta segera melaporkan progres dan rencana pembangunan jembatan serta sumur bor (Program Manunggal Air). Pelaporan ini penting agar proses pemantauan dan koordinasi lapangan dapat berjalan simultan demi kemanfaatan publik yang optimal.
Ketahanan Ekonomi via KDKMP: Mengawal program ketahanan ekonomi nasional, Danramil mengingatkan pentingnya kesiapan lahan bagi desa yang belum menyiapkan zonasi pelaksanaan tahap kedua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Rekrutmen Prajurit TNI AD: Mengakomodasi pembinaan generasi muda, disosialisasikan pembukaan penerimaan calon Bintara (Caba) dan calon Tamtama (Catam) TNI AD. Kapten Inf Isak menegaskan bahwa proses seleksi ini memegang teguh prinsip transparansi dan sama sekali tidak dipungut biaya (gratis).
Komitmen Bersama Unsur Forkopimcam :
Camat Kema, Maikel Parengkuan, S.S.T.P., M.Si., memungkasi rakor dengan menekankan bahwa soliditas antar-instansi adalah kunci utama dalam menyukseskan program strategis pemerintah sekaligus memelihara stabilitas kamtibmas yang kondusif di wilayah Kema.
Senada dengan hal tersebut, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ memberikan penegasan terpisah mengenai pentingnya deteksi dini di tingkat teritorial.
“Melalui rapat koordinasi ini, komunikasi dan sinergitas seluruh unsur di Kecamatan Kema harus semakin solid. Setiap dinamika sosial maupun kendala pembangunan di tengah masyarakat wajib diantisipasi secara kolektif melalui koordinasi yang presisi,” ujar Letkol Inf Dewa Made.
Ia juga menginstruksikan kepada jajaran Babinsa untuk terus melekat dengan jajaran kepolisian, pemerintah kecamatan, dan para Hukum Tua sebagai garda terdepan pencegahan konflik potensial.
Kehadiran Stakeholder :
Agenda koordinasi ini turut dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan (stakeholders) wilayah, di antaranya:
Maikel Parengkuan, S.S.T.P., M.Si. (Caman Kema)
Jansen Katuuk, S.Th. (Sekcam Kema)
Bripka Marko Rambi (Kanit Binmas, mewakili Kapolsek Kema)
dr. Ade Lucky Tumatar (Kepala Puskesmas Kema)
Letda Bakamla Bahrul (Bakamla Kema)
Pratu Putra Bawaele (Perwakilan Posal Kema)
Para Hukum Tua (Kepala Desa), Sekretaris Desa, serta perangkat desa se-Kecamatan Kema.
Acara berlangsung interaktif melalui pemaparan laporan situasi dari masing-masing hukum tua dan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas wilayah Minahasa Utara.
( Wid )
