MINAHASA UTARA| AnalisasiberNews.com — Dalam upaya mengakselerasi tata kelola pemerintahan yang integratif serta menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Komandan Rayon Militer (Danramil) 1310-03/Likupang Kodim 1310/Bitung, Kapten Inf Yacob Yudas, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral tingkat Kecamatan. Kegiatan strategis ini diselenggarakan di kawasan Pantai Wisata Pulisan, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (08/10/2026).

Rakor dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Likupang Timur, Olga Said, S.E. Forum ini dirancang sebagai wadah sinkronisasi program kerja lintas instansi dalam mengoptimalkan pelayanan publik, akselerasi pembangunan, serta penguatan mitigasi kewilayahan.
Dalam pemaparannya, Danramil 1310-03/Likupang Kapten Inf Yacob Yudas menggarisbawahi bahwa kondusifitas wilayah merupakan fondasi utama dalam menyukseskan seluruh program pembangunan. Untuk itu, soliditas antara jajaran forkopimcam, aparatur desa, TNI-Polri, dan elemen masyarakat menjadi aspek yang mutlak.
“Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah tanggung jawab kolektif. Dibutuhkan ruang komunikasi yang dinamis dan koordinasi yang intensif guna mengantisipasi sekaligus memitigasi setiap potensi gangguan Kamtibmas secara dini,” tegas Kapten Inf Yacob Yudas.

Mengingat anomali cuaca yang saat ini memasuki musim kemarau ekstrem disertai angin kencang, Danramil memberikan atensi khusus kepada para Hukum Tua (Kepala Desa) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Kami mengimbau para Hukum Tua agar proaktif mengedukasi warga. Hindari aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan, sebab kondisi vegetasi yang kering dan tiupan angin kencang saat ini sangat rentan memicu eskalasi kebakaran yang lebih luas,” cetusnya.
Lebih lanjut, perwira pertama TNI AD ini juga memanfaatkan momentum rakor untuk menjaring potensi pemuda daerah. Ia mengajak para Hukum Tua memotivasi generasi muda yang berprestasi di desa masing-masing untuk bergabung menjadi prajurit TNI Angkatan Darat, baik melalui jalur Bintara maupun Tamtama.
“Bagi putra-putri terbaik Likupang Timur yang bercita-cita mengabdi kepada bangsa, persiapkan fisik dan mental sejak dini. Akses informasi resmi telah dibuka, dan kami pastikan seluruh proses seleksi berjalan transparan, akuntabel, serta tidak dipungut biaya sama sekali,” terangnya.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Kapolsek Likupang, perwakilan Kepala Puskesmas Likupang Timur dan Puskesmas Pulisan, Ketua TP-PKK Kecamatan, serta pendamping desa. Sesi utama ditutup dengan penyampaian laporan progresif dari masing-masing Hukum Tua mengenai situasi mutakhir di wilayahnya, yang kemudian dipertajam melalui sesi diskusi interaktif.
Apresiasi dari Komando Atas :
Dihubungi secara terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan rakor lintas sektor tersebut. Menurutnya, kolaborasi horizontal di tingkat kecamatan merupakan instrumen kunci keberhasilan program strategis nasional maupun daerah.
“Rakor ini adalah momentum krusial untuk menyatukan visi dan langkah. Dengan komunikasi yang adaptif, berbagai dinamika sosial maupun kendala operasional di lapangan dapat dicarikan solusi bersama secara taktis dan integratif,” ujar Letkol Inf Dewa Made DJ.
Dandim berharap, keterpaduan kerja yang harmonis ini dapat terus dipertahankan hingga tingkat akar rumput (desa), demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata.
“Prinsipnya, TNI berkomitmen penuh mendampingi pemerintah daerah dan melayani masyarakat. Kehadiran kami adalah untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif dalam koridor wilayah yang aman, tertib, dan kondusif,” pungkas Dandim 1310/Bitung.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Polsek Likupang, tim medis Puskesmas, pendamping kecamatan dan desa, para Hukum Tua, Sekretaris Desa, serta kader Posyandu se-Kecamatan Likupang Timur. Seluruh rangkaian acara berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama, sesi dokumentasi, serta ramah tamah. ( Wid )
