KABUPATEN BANDUNG, – AnalisaSiberNews.com – Rabu (7/10/2026) — Komisi B DPRD Kabupaten Bandung menggelar audiensi penting bersama Aliansi Pengusaha Jasa Konstruksi (APJK) guna membahas berbagai hal strategis menyangkut pengelolaan aset daerah, pemanfaatan fasilitas umum, hingga pengembangan potensi ekonomi masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pengabdian serta konsolidasi untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara lembaga perwakilan rakyat, pelaku usaha, dan masyarakat luas.
Venny Noveny S.S., Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Komisi B Daerah Pemilihan 3, Fraksi Partai Demokrat, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa audiensi ini membahas sejumlah hal mendasar yang menyentuh kepentingan publik secara langsung.
“Dalam pertemuan ini, kita membahas mulai dari status dan pengelolaan aset daerah, pemanfaatan Gedung Pasar Ikan Modern beserta area parkirnya, aspek teknis dan tata ruang, hingga potensi pengembangan kegiatan ekonomi serta pemberdayaan UMKM di Kabupaten Bandung,” ungkap Venny Noveny.
Menurutnya, pengelolaan aset bukan sekadar urusan administrasi, melainkan kunci agar milik daerah dapat memberi manfaat nyata dan merata bagi warga. Pasar Ikan Modern sebagai salah satu aset strategis perlu dikelola secara optimal agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat jual beli, melainkan menjadi penggerak roda perekonomian warga, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
“Kita ingin memastikan setiap jengkal aset daerah dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat. Area Pasar Ikan Modern dan ruang-ruang yang tersedia di sana harus bisa mengakomodasi semangat warga yang ingin berusaha, khususnya para pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi di tingkat akar rumput,” tegasnya.
Venny juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, dewan, dan pelaku usaha sangat diperlukan agar rencana pengembangan ekonomi tidak sekadar wacana. Mengikutsertakan APJK dalam pembahasan dinilai penting karena kehadiran para pengusaha jasa konstruksi dapat memberikan masukan teknis sekaligus pandangan lapangan terkait pemanfaatan ruang dan pembangunan sarana prasarana yang tepat guna.
“Selanjutnya, rangkaian kegiatan ini akan dilanjutkan dengan rapat koordinasi bersama seluruh jajaran Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Bandung. Langkah ini penting agar apa yang telah didiskusikan di tingkat lapangan dapat diselaraskan menjadi usulan dan kebijakan yang konkret, terukur, dan bermanfaat luas,” tambah Venny Noveny.
Kegiatan ini sekaligus meneguhkan komitmen Fraksi Partai Demokrat untuk senantiasa hadir mendengar aspirasi langsung dari berbagai elemen masyarakat, menjadikan setiap masukan sebagai bahan pertimbangan utama dalam menyusun keputusan di lembaga legislatif.
“Kami terus berupaya menjaga kehadiran dan kedekatan dengan masyarakat. Setiap langkah yang kami ambil bermuara pada satu tujuan: mewujudkan pembangunan yang merata, adil, dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Kabupaten Bandung,” pungkas Venny Noveny.(**) Ajn
