MEDIA ANALISASIBERNEWS.COM
Media AnalisasiberNews.com terus memperkuat jaringan perwakilan redaksi di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung penyampaian informasi yang cepat, akurat, berimbang, dan profesional kepada masyarakat.

MAJALAYA, KABUPATEN BANDUNG — AnalisaSiberNews.com – Polsek Majalaya berhasil mengamankan dua pria berinisial RA (24) dan RAP (25) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pemuda di Kampung Cidawolong I, Desa Biru, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan dilakukan pada Rabu (21/10/2026) pukul 21.00 WIB di kediaman kedua pelaku, Kampung Cangkuang, Desa Biru kecamatan Majalaya kabupaten Bandung.
Peristiwa berlangsung pada sore hari yang sama, sekitar pukul 16.00 WIB. Kedua pelaku diduga bersama-sama menyerang dan mengeroyok korban di kawasan Kampung Cidawolong I. Dari hasil pemeriksaan awal, aksi kekerasan ini diduga bermula ketika salah satu pelaku berada di bawah pengaruh minuman keras dan kehilangan kendali, sehingga memulai penyerangan terhadap korban, yang kemudian dibantu oleh rekannya. Akibat peristiwa tersebut, korban menderita luka memar di bagian wajah.
Kapolsek Majalaya menyampaikan, “Kami menindaklanjuti laporan dari warga dan langsung bergerak mengamankan kedua pelaku di kediaman mereka. Pemeriksaan masih berjalan untuk mengungkap seluruh fakta kejadian. Kami tegaskan, segala bentuk tindak kekerasan tidak dapat dibenarkan, apalagi dipicu oleh konsumsi minuman keras yang mengganggu ketertiban umum. Kami mengimbau masyarakat agar menjauhi hal-hal yang dapat memicu konflik dan melaporkan kepada pihak berwenang jika melihat gangguan keamanan di lingkungannya.”tegasnya
Salah satu warga yang berada di lokasi kejadian menceritakan, “Saya mendengar keributan di luar rumah, saat itu melihat dua orang sedang memukuli pemuda tersebut. Salah satunya terlihat tidak stabil dan berbicara tidak jelas, diduga karena sedang mabuk. Kami segera mencoba melerai dan kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Korban wajahnya memar dan terlihat kesakitan, kami berharap pihak berwenang dapat menindak tegas peristiwa ini agar tidak terulang kembali.“(**) Ajn

Tidak ada komentar