PANDEGLANG,| AnalisasiberNews.com – Polda Banten bersama Pemerintah Kabupaten Pandeglang mendampingi proses pemulangan hingga pemakaman almarhum Surakman, salah satu korban hilang kontak Kapal Aruphadatu 1 di perairan Selat Sunda.

Proses pemulangan dan pemakaman korban berlangsung pada Kamis, 24 September 2026. Sejumlah pejabat turut mendampingi kegiatan tersebut, di antaranya Kabiddokkes Polda Banten Kombes Pol Dr. I Gusti Gede Dharma Arimbawa, Bupati Pandeglang R. Dewi Setiani, serta Kapolres Pandeglang AKBP Sonny Harsono.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan, jenazah almarhum Surakman tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 07.40 WIB.
“Jenazah selanjutnya dilakukan serah terima dari Polda Bengkulu kepada Polda Banten,” ujar Kombes Pol Maruli.
Setelah proses serah terima, jenazah kemudian dibawa menuju wilayah Carita, Kabupaten Pandeglang, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Sesampainya di wilayah Carita, jenazah almarhum Surakman disalatkan di Masjid Al-Khusaeni, Kampung Pagedongan, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita.
Menurut Kombes Pol Maruli, pada pukul 11.14 WIB dilaksanakan penandatanganan berita acara serah terima jenazah kepada pihak keluarga korban.
“Setelah itu, jenazah diberangkatkan menuju TPU Ki Demang, Jalan Raya Carita-Labuan, Desa Carita, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, untuk dimakamkan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Polda Banten menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Surakman serta seluruh pihak yang terdampak atas peristiwa hilang kontak Kapal Aruphadatu 1.
“Kami mendoakan semoga almarhum Surakman mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan,” tutur Kombes Pol Maruli.
Pendampingan proses pemulangan hingga pemakaman tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian bersama pemerintah daerah dalam memastikan proses penanganan korban berjalan dengan baik serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Reporter: Balon Sejagat
