KABUPATEN BANDUNG JAWA BARAT, – AnalisaSiberNews.com – 8 Oktober 2026 — Warga Kampung Rancabatok, Desa Rancaekek Wetan, menyampaikan keluhan terkait dugaan dampak limbah dapur dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga mengalir ke area persawahan warga.
Menurut keterangan warga, sebenarnya masalah ini sudah disampaikan sejak sekitar satu tahun lalu kepada pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun hingga saat ini, warga merasa belum mendapatkan tanggapan maupun penanganan yang memadai.
Kondisi kini dirasa semakin mengkhawatirkan, terutama menjelang masa panen. Air yang diduga tercampur limbah diketahui masuk ke lahan pertanian, dan warga melaporkan sebagian tanaman padi berubah warna menjadi putih. Hal ini tentu dikhawatirkan akan menurunkan hasil panen warga secara signifikan.
Selain kerusakan tanaman, warga juga menyoroti munculnya saluran air baru di sekitar persawahan. Sebelumnya di lokasi tersebut tidak terdapat selokan, sehingga keberadaan saluran tersebut dinilai berkaitan erat dengan aliran limbah yang dikhawatirkan berasal dari kegiatan operasional dapur program MBG.
Hingga informasi ini ditayangkan, keluhan tersebut masih berdasar pada keterangan warga. Belum ada penjelasan resmi dari pihak SPPG maupun instansi terkait mengenai sumber limbah, fungsi saluran air yang baru muncul, serta penyebab perubahan warna pada tanaman padi tersebut. Warga berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti dan mencari solusi agar kerugian yang lebih besar dapat dihindari.(**) Ajn
