TANGERANG,AnalisasiberNews.com – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah memimpin patroli perairan di wilayah hukum Polresta Tangerang, Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah perairan tetap aman serta kondusif.

Patroli dilakukan dengan menyisir kawasan perairan mulai dari Pulau Cangkir hingga wilayah perbatasan laut Kabupaten Tangerang dengan Kabupaten Serang.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya terhadap berbagai potensi gangguan keamanan maupun kondisi yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat yang melakukan aktivitas di laut.
Kapolresta Tangerang mengatakan, patroli perairan dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah hukum Polresta Tangerang tetap dalam keadaan aman dan terkendali.

“Patroli dilaksanakan untuk memastikan kondisi perairan di wilayah hukum Polresta Tangerang tetap aman dan kondusif,” kata Indra Waspada.
Pantau Kondisi Perairan
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan terhadap kondisi perairan, termasuk keadaan cuaca, arah angin, serta ketinggian gelombang.
Berdasarkan hasil pemantauan saat patroli berlangsung, kondisi laut di wilayah yang disisir terpantau relatif kondusif. Angin dilaporkan bertiup dari arah timur laut dengan ketinggian gelombang sekitar satu meter.
Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang menjadi perhatian kepolisian, mengingat aktivitas masyarakat di wilayah perairan sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan gelombang.

Selain aspek keamanan, pemantauan kondisi laut juga penting untuk memberikan gambaran situasi kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di perairan, khususnya nelayan maupun masyarakat yang menggunakan transportasi laut.
Berkaitan dengan Informasi Lima Jurnalis Hilang
Patroli tersebut juga dilakukan untuk memantau perkembangan informasi mengenai lima jurnalis yang dilaporkan hilang di wilayah perairan Pandeglang dalam kaitan dengan aktivitas peliputan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kapolresta Tangerang menjelaskan bahwa lokasi kejadian yang dilaporkan berada di wilayah perairan Pandeglang. Namun, sebagai bentuk kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, pihaknya tetap melakukan pemantauan di wilayah perairan yang menjadi kewenangan Polresta Tangerang.
Dengan demikian, penyisiran yang dilakukan di wilayah Tangerang hingga batas laut Serang merupakan langkah pemantauan di wilayah hukum Polresta Tangerang dan bukan berarti lokasi hilangnya lima jurnalis berada di wilayah tersebut.
“Patroli juga dilakukan untuk memantau terkait informasi hilangnya lima jurnalis yang terjadi di perairan Pandeglang dalam kaitan dengan aktivitas peliputan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau,” ujar Indra Waspada.
Dari hasil penyisiran di wilayah perairan hukum Polresta Tangerang hingga perbatasan laut Serang, petugas tidak menemukan tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan lima jurnalis yang dilaporkan hilang tersebut.
Polisi Tetap Lakukan Pemantauan
Indra Waspada menegaskan, meskipun peristiwa yang menjadi perhatian tersebut berada di wilayah perairan Pandeglang, kepolisian di wilayah Tangerang tetap mengambil langkah pemantauan sebagai bagian dari kesiapsiagaan.
Menurutnya, wilayah perairan memiliki karakteristik yang saling berkaitan sehingga pemantauan terhadap kondisi laut perlu dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami tetap melakukan pemantauan di wilayah perairan kami. Sampai dengan patroli dilakukan, situasi perairan terpantau aman,” katanya.
Patroli tersebut juga menunjukkan pentingnya koordinasi dan kewaspadaan antarpihak dalam menghadapi kondisi yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat di wilayah perairan.
Kepolisian terus memantau perkembangan situasi, terutama terkait kondisi cuaca dan aktivitas masyarakat di laut.
Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca
Kapolresta Tangerang mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di laut agar tidak mengabaikan faktor keselamatan.
Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, diminta selalu memperhatikan perkembangan cuaca, arah angin, serta kondisi gelombang sebelum maupun selama melakukan aktivitas di perairan.
“Kami mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di laut agar tetap memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang serta mengikuti informasi dan arahan dari pihak berwenang,” ujarnya.
Imbauan tersebut menjadi semakin penting karena kondisi cuaca di wilayah perairan dapat berubah sewaktu-waktu. Masyarakat diminta tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi laut dinilai tidak memungkinkan.
Selain memperhatikan kondisi alam, masyarakat juga diharapkan memastikan perlengkapan keselamatan tersedia dan digunakan sebagaimana mestinya.
Kesiapsiagaan Menghadapi Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Pemantauan wilayah perairan juga menjadi perhatian menyusul adanya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kondisi tersebut membuat informasi mengenai perkembangan cuaca, gelombang, serta aktivitas di sekitar wilayah perairan perlu terus diperhatikan.
Kepolisian mengingatkan masyarakat untuk mengikuti informasi resmi dan arahan dari instansi berwenang. Masyarakat juga diharapkan tidak mendekati kawasan yang dinyatakan berbahaya atau berada dalam pembatasan aktivitas.
Langkah tersebut diperlukan untuk meminimalkan risiko terhadap keselamatan masyarakat.
Dalam konteks jurnalistik, masyarakat maupun pelaku peliputan yang melakukan aktivitas di kawasan perairan juga perlu memperhatikan aspek keselamatan. Aktivitas peliputan di wilayah yang memiliki potensi bahaya harus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta ketentuan dan rekomendasi keselamatan yang berlaku.
Situasi Perairan Terpantau Kondusif
Setelah dilakukan penyisiran mulai dari kawasan Pulau Cangkir hingga perbatasan laut Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang, situasi perairan yang berada dalam wilayah hukum Polresta Tangerang terpantau aman dan kondusif.
Tidak ditemukan tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan lima jurnalis yang dilaporkan hilang dalam patroli tersebut.
Kepolisian memastikan pemantauan terhadap situasi keamanan dan ketertiban di wilayah perairan akan terus dilakukan sebagai langkah preventif.
Pemantauan tersebut tidak hanya bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan aktivitas di wilayah perairan.
Kapolresta Tangerang menegaskan bahwa pihaknya akan terus memonitor perkembangan situasi sesuai dengan kewenangan wilayahnya.
Patroli dan pemantauan secara berkala diharapkan dapat membantu mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi, terutama ketika kondisi cuaca maupun aktivitas masyarakat di laut mengalami perubahan.
Dengan adanya kegiatan tersebut, kepolisian menunjukkan komitmen untuk menjaga keamanan wilayah perairan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap berbagai situasi yang membutuhkan respons cepat.
Sumber: Humas Polresta Tangerang
Editor : Yudi Sayuti S.T.
Redaksi Media AnalisasiberNews.com
Catatan Redaksi: Informasi mengenai lima jurnalis yang dilaporkan hilang dalam berita ini disampaikan berdasarkan keterangan yang menjadi dasar rilis. Redaksi tidak menyimpulkan penyebab maupun kondisi para jurnalis tersebut di luar informasi resmi yang tersedia. Media AnalisasiberNews.com berkomitmen menyajikan informasi secara akurat, berimbang, dan sesuai prinsip Kode Etik Jurnalistik.
