MAUK, TANGERANG,AnalisasiberNews.com – Kapolsek Mauk, AKP I Nyoman Nariana, S.M., S.Pd., bertindak sebagai pembina upacara pada kegiatan upacara bendera di SMKN 05 Kabupaten Tangerang, Senin (14/9/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMKN 05 Kabupaten Tangerang, Kampung Lio, Desa Mauk Barat, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, tersebut diikuti sekitar 1.000 siswa. Kegiatan turut dihadiri Kepala SMKN 05 Kabupaten Tangerang H. Surta Wijaya, S.Kom., MM., T.Ik., jajaran dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik.
Kehadiran Kapolsek Mauk sebagai pembina upacara menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara kepolisian dengan lingkungan pendidikan, khususnya dalam memberikan pembinaan kepada generasi muda.
Dalam amanatnya, AKP I Nyoman Nariana menyampaikan bahwa pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian nilai akademik. Menurutnya, pendidikan juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, mengembangkan potensi, serta menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan integritas pada diri setiap siswa.
Ia mengingatkan para pelajar agar memanfaatkan masa sekolah dengan sebaik-baiknya sebagai kesempatan untuk menimba ilmu dan mengembangkan kemampuan yang nantinya dapat menjadi bekal menghadapi dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
“Belajar dengan tekun, disiplin, jujur dan bekerja keras merupakan bekal penting bagi para pelajar dalam menghadapi tantangan masa depan,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat upacara.
Kapolsek Mauk juga memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang dapat mengganggu masa depan generasi muda, termasuk kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, kekerasan, perundungan atau bullying, serta tawuran antarpelajar.
Para siswa diingatkan untuk mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Menurutnya, masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan karakter. Karena itu, para pelajar perlu memiliki kemampuan untuk membedakan antara kegiatan yang memberikan manfaat dengan tindakan yang berpotensi membawa konsekuensi negatif bagi masa depan.
Siswa Diminta Menjauhi Narkoba
Dalam kesempatan tersebut, AKP I Nyoman Nariana secara khusus mengajak para siswa SMKN 05 Kabupaten Tangerang untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
Ia mengingatkan agar pelajar tidak mencoba-coba menggunakan narkoba dengan alasan apa pun. Selain itu, siswa juga diminta tidak terlibat dalam aktivitas yang berkaitan dengan peredaran atau penyalahgunaan narkotika.
Pesan tersebut dinilai penting karena lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan masa depan.
Kapolsek juga mendorong para siswa agar berani mengatakan tidak terhadap ajakan negatif dari lingkungan sekitar.
Menurutnya, keberanian untuk menolak ajakan yang salah merupakan salah satu bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.
“Jangan sampai masa depan yang masih panjang rusak karena salah memilih pergaulan atau mengambil keputusan yang keliru,” menjadi salah satu pesan penting dalam pembinaan kepada para pelajar.
Tolak Kekerasan dan Perundungan
Selain persoalan narkoba, Kapolsek Mauk juga mengingatkan para siswa agar tidak terlibat dalam kekerasan maupun perundungan terhadap sesama pelajar.
Perundungan atau bullying dapat memberikan dampak serius terhadap korban maupun lingkungan sekolah. Oleh karena itu, para siswa diharapkan dapat membangun hubungan pertemanan yang sehat, saling menghormati, serta menyelesaikan persoalan dengan cara yang baik.
Jika terjadi persoalan antarsiswa, para pelajar diimbau untuk tidak menyelesaikannya melalui kekerasan. Sebaliknya, masalah dapat disampaikan kepada guru, wali kelas, pihak sekolah, maupun orang tua agar dapat ditangani secara tepat.
Kapolsek juga mengingatkan agar para siswa tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ajakan yang dapat memicu konflik.
Di tengah perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial, para pelajar juga diharapkan semakin bijak dalam berkomunikasi dan menyampaikan informasi. Setiap tindakan di ruang digital perlu dilakukan secara bertanggung jawab agar tidak menimbulkan persoalan baru.
Hindari Tawuran dan Kenakalan Remaja
Dalam amanatnya, Kapolsek Mauk juga mengajak seluruh siswa untuk bersama-sama mencegah terjadinya tawuran antarpelajar.
Menurutnya, tawuran bukanlah cara yang tepat untuk menyelesaikan persoalan. Selain dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain, tindakan kekerasan juga berpotensi menimbulkan persoalan hukum serta merugikan masa depan pelajar.
Para siswa diminta lebih banyak mengisi waktu dengan kegiatan positif, baik melalui kegiatan akademik, olahraga, organisasi sekolah, kegiatan keagamaan, maupun berbagai aktivitas pengembangan minat dan bakat.
Lingkungan sekolah diharapkan menjadi ruang yang dapat mendorong siswa untuk berprestasi dan mengembangkan kemampuan sesuai bidang yang diminati.
Pendidikan Karakter Menjadi Bekal Masa Depan
AKP I Nyoman Nariana menekankan bahwa keberhasilan seorang pelajar tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik. Karakter, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, tanggung jawab, serta kejujuran juga menjadi bagian penting dalam menentukan keberhasilan seseorang di masa mendatang.
Terlebih bagi siswa SMK yang dipersiapkan memiliki keterampilan dan kompetensi tertentu, karakter kerja menjadi salah satu modal penting ketika mereka nantinya memasuki dunia industri maupun dunia kerja.
Sikap disiplin terhadap waktu, menghargai aturan, mampu bekerja dalam tim, bertanggung jawab terhadap tugas, serta memiliki integritas merupakan nilai-nilai yang perlu dibangun sejak masih berada di bangku sekolah.
Karena itu, para siswa didorong untuk tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga membangun kebiasaan positif yang dapat menjadi karakter dalam kehidupan sehari-hari.
Sinergi Polisi dan Sekolah
Kegiatan pembinaan melalui upacara sekolah juga menjadi salah satu bentuk komunikasi langsung antara kepolisian dan generasi muda.
Melalui kegiatan seperti ini, polisi dapat menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung kepada para pelajar. Di sisi lain, siswa juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat merugikan masa depan.
Sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat dinilai penting dalam melakukan pencegahan terhadap berbagai persoalan yang melibatkan remaja.
Upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Pembinaan karakter membutuhkan keterlibatan bersama sehingga anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan mereka.
Kepala SMKN 05 Kabupaten Tangerang, H. Surta Wijaya, S.Kom., MM., T.Ik., bersama jajaran dewan guru turut mengikuti kegiatan tersebut.
Kehadiran unsur kepolisian di lingkungan sekolah diharapkan dapat semakin memperkuat kesadaran para siswa mengenai pentingnya kedisiplinan, keamanan, dan tanggung jawab sebagai pelajar.
Dorong Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045
Pesan lain yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah pentingnya mempersiapkan generasi muda menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.
Para pelajar yang saat ini duduk di bangku SMK merupakan bagian dari generasi yang kelak akan mengisi berbagai bidang pembangunan. Oleh karena itu, mereka perlu mempersiapkan diri sejak dini dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, karakter, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.
Kemajuan teknologi dan perubahan dunia kerja menuntut generasi muda memiliki kemampuan yang terus berkembang. Namun, kemampuan tersebut perlu diimbangi dengan moral, etika, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab.
Kapolsek Mauk mengajak seluruh siswa untuk menjadikan sekolah sebagai tempat membangun masa depan. Setiap prestasi yang diraih, keterampilan yang dipelajari, serta kebiasaan baik yang dibangun sejak sekarang dapat menjadi modal penting ketika mereka memasuki kehidupan masyarakat.
Para siswa juga diharapkan dapat membanggakan keluarga dan sekolah melalui prestasi serta perilaku positif, bukan melalui tindakan yang dapat merugikan diri sendiri.
Upacara Berlangsung Aman dan Kondusif
Kegiatan upacara di SMKN 05 Kabupaten Tangerang tersebut selesai sekitar pukul 07.30 WIB.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan tertib hingga kegiatan selesai.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat pesan bahwa sekolah, kepolisian, keluarga, dan masyarakat memiliki peran bersama dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, berprestasi, serta memiliki kesadaran hukum.
Pesan untuk menjauhi narkoba, tawuran, kekerasan, dan perundungan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan upacara semata. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan para pelajar SMKN 05 Kabupaten Tangerang mampu tumbuh menjadi generasi muda yang memiliki kompetensi, integritas, dan tanggung jawab serta siap berkontribusi secara positif bagi masyarakat dan bangsa.
Sumber: Humas/Polsek Mauk
Editor: Yudi Sayuti S.T.
Media : AnalisasiberNews.com
Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan informasi kegiatan yang diterima redaksi. Media AnalisasiberNews.com berkomitmen menyajikan informasi secara berimbang, akurat, dan sesuai prinsip jurnalistik serta Kode Etik Jurnalistik.
