x
Hotline News

Kapolsek Pakuhaji Bersama Jajaran Lakukan Pengamanan Ketat Terkait Sengketa Tanah di Desa Surya Bahari

waktu baca 3 menit
Kamis, 21 Mei 2026 03:33 66 siberadmin

Kabupaten Tangerang,| AnalisasiberNews.com — Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pakuhaji yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pakuhaji AKP. Prapto Lasono, S.H., M.H., melakukan pengamanan ketat terkait proses penanganan sengketa tanah yang terjadi di Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Rabu (20/05/2026).

Pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama berlangsungnya proses sengketa lahan antara pihak penggugat dan pihak tergugat. Sejumlah personel kepolisian tampak bersiaga di sekitar lokasi objek sengketa untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, objek tanah yang disengketakan tersebut diduga pertama kali diperjualbelikan oleh seseorang bernama Herman pada tahun 2006. Kemudian, pada tahun 2016, lahan tersebut kembali diduga dijual kepada Amirudin dan seorang lainnya bernama Tokyo dengan nilai transaksi sekitar Rp150 juta.

Namun demikian, dalam prosesnya muncul dugaan adanya pihak lain yang merasa memiliki hak atas tanah tersebut dan mengaku tidak pernah memberikan persetujuan dalam transaksi jual beli dimaksud. Tanah seluas kurang lebih 1.500 meter persegi itu kini menjadi objek sengketa yang tengah diproses secara hukum.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa pihak penggugat meminta agar objek sengketa dikosongkan. Gugatan tersebut berkaitan dengan permohonan eksekusi pengosongan lahan yang diperkirakan memiliki luas sekitar 1.000 hingga 1.500 meter persegi di wilayah Desa Surya Bahari.

Kapolsek Pakuhaji AKP. Prapto Lasono, S.H., M.H., bersama jajaran personel kepolisian turun langsung melakukan monitoring dan pengamanan guna memastikan seluruh proses berjalan dengan aman serta menghindari potensi konflik di lapangan.

“Hadirnya pihak kepolisian bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan memastikan situasi tetap kondusif selama proses berlangsung,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pengamanan masih terus berlangsung dan belum terdapat laporan mengenai adanya bentrokan maupun tindakan anarkis dari pihak-pihak yang bersengketa.

Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh pihak agar dapat menahan diri, tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, serta menghormati proses hukum yang sedang berjalan demi terciptanya keamanan dan ketertiban bersama.

Sementara itu, pihak-pihak terkait diharapkan dapat memberikan klarifikasi resmi guna memperjelas status kepemilikan lahan yang saat ini masih menjadi sengketa agar persoalan dapat diselesaikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Catatan Redaksi:
Berita ini disusun berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan dan masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait. Sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, redaksi melayani hak jawab dan hak koreksi bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan atas pemberitaan ini.

( Eneng ).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x