MANADO — Guna mengakselerasi kesadaran terhadap kesehatan preventif perempuan, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang LXII Kodim 1310/Bitung Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka, Ny. Meryah Dewa Made, memimpin langsung jajaran pengurus Persit Cabang LXII Kodim 1310/Bitung untuk menghadiri Sosialisasi “SADARI” (Periksa Payudara Sendiri).
Aksi edukatif yang berlangsung di Aula Santiago Makorem 131/Santiago, Kota Manado, Senin (12/10/2026) ini, menjadi momentum strategis dalam memperingati Breast Cancer Awareness Month (Bulan Peduli Kanker Payudara) tingkat regional.
Strategi Preventif Melalui Deteksi Dini :
Kegiatan berskala multisektoral ini dirancang sebagai instrumen edukasi publik untuk meminimalisasi risiko fatalitas kanker payudara melalui deteksi dini. Mengingat signifikansi isu tersebut, sosialisasi ini dihadiri oleh jajaran tokoh nasional dan wilayah, di antaranya:
Ny. Linda Agum Gumelar (Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia)
Ny. Lely Mirza Agus (Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka)
Ny. Trismi Wahyu Eko (Wakil Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka)
Ny. Evy Yuri Elias (Ketua Persit KCK Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka)
Hadir pula secara klinis memberikan materi ilmiah, dr. Agus Sutarman, Sp.B(K)Onk (Dokter Spesialis Bedah Onkologi), didampingi oleh Pembina Harian Persit KCK Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka Kolonel Kav Yudi Koswara, serta Dandenkesyah Korem 131/Santiago Letkol Ckm (K) Joice Mandagi.
Kesehatan sebagai Pilar Ketahanan Keluarga Prajurit :
Di sela-sela kegiatan, Ny. Meryah Dewa Made menegaskan bahwa internalisasi gaya hidup sehat merupakan aspek fundamental bagi setiap anggota Persit.
“Kanker payudara adalah salah satu ancaman kesehatan global yang membutuhkan atensi serius dari kita semua. Ketahanan fisik seorang istri merupakan pilar esensial dalam mendukung stabilitas domestik, sekaligus menjadi motor penggerak moral bagi suami yang tengah menunaikan tugas pengabdian sebagai prajurit TNI AD,” ujar Ny. Meryah Dewa Made.
Ia juga menghimbau seluruh anggota untuk mendekonstruksi rasa takut atau tabu terkait isu ini, dan mulai mendisiplinkan diri melakukan metode SADARI secara berkala setiap bulan.
“Jika ditemukan anomali atau gejala klinis yang mencurigakan, segera lakukan konsultasi medis formal di fasilitas kesehatan terdekat,” tekannya.
Apresiasi Komando Teritorial :
Dihubungi secara terpisah, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, memberikan apresiasi tertinggi atas partisipasi aktif kepengurusan Persit Cabang LXII Kodim Bitung.
Menurut Dandim, pemahaman komprehensif mengenai mitigasi risiko penyakit kronis mutlak dimiliki oleh elemen organisasi perempuan di lingkungan militer.
“Kami berharap output dari edukasi ini memicu multiplier effect. Pengetahuan yang didapatkan tidak boleh berhenti di ruang aula, melainkan harus di-diseminasikan ke lingkungan keluarga besar Kodim hingga ke masyarakat luas. Perempuan yang literat secara medis akan melahirkan keluarga yang tangguh, adaptif, dan responsif terhadap isu-isu kesehatan,” tegas Letkol Inf Dewa Made DJ.
Melalui integrasi sosialisasi luring dan daring yang diikuti oleh seluruh jajaran pengurus Persit PD XIII/Merdeka, program ini diharapkan mampu menjadi katalisator terwujudnya zero-case keterlambatan penanganan kanker payudara di wilayah Sulawesi Utara. ( Wid )



