Analisasibernews.com, SANGGAU – Kepolisian Resor (Polres) Sanggau bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Kapuas menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan pelayanan yang humanis dan responsif. Menjawab tantangan keterbatasan pasokan air di tingkat akar rumput, jajaran kepolisian turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Dusun Kopuk, Desa Pana, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, pada Rabu (16/9/2026).
Langkah proaktif ini diinisiasi sebagai bagian dari program bakti sosial Polri guna memitigasi dampak kelangkaan air bersih yang dialami oleh masyarakat setempat. Dalam aksi sosial tersebut, sebanyak 1.000 liter air bersih diangkut menggunakan armada mobil tangki Polres Sanggau dan didistribusikan secara terukur kepada warga yang membutuhkan.
Agenda kemanusiaan di lapangan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kapuas, Iptu Marianus, S.H., didampingi Kaurbinops Sat Samapta Polres Sanggau, Ipda Twenty Julianto, personel gabungan, serta Bhabinkamtibmas Desa Pana, Bripda Kornelius Rio, S.P. Kehadiran para perwira dan personel di lokasi memastikan bahwa distribusi bantuan berjalan dengan tertib, tepat sasaran, dan diterima langsung oleh masyarakat tanpa hambatan birokrasi.
Berdasarkan data di lapangan, intervensi sosial ini menyasar sedikitnya 17 kepala keluarga (KK) di Dusun Kopuk yang saat ini menghadapi urgensi pemenuhan kebutuhan air untuk konsumsi dan domestik sehari-hari.
Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kapuas, IPTU Marianus, S.H., menegaskan bahwa pendistribusian air bersih ini merupakan manifestasi dari fungsi Polri sebagai pengayom masyarakat yang peka terhadap dinamika sosial. Kehadiran institusi kepolisian di tengah kesulitan warga diharapkan mampu memberikan dampak instan sekaligus meringankan beban hidup masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk selalu hadir secara aplikatif saat masyarakat membutuhkan, terutama dalam pemenuhan elemen vital seperti air bersih. Bantuan yang kami salurkan ini diharapkan dapat menjadi stimulus yang meringankan beban harian warga di Dusun Kopuk,” ujar Iptu Marianus.
Lebih lanjut, Iptu Marianus menggarisbawahi bahwa kegiatan bakti sosial ini memiliki dimensi strategis untuk memperkuat kemitraan (partnership building) antara kepolisian dan warga. Interaksi sosiologis yang terbangun secara natural di lapangan dinilai efektif untuk menyerap aspirasi, memahami dinamika teritorial, serta membangun komunikasi dua arah yang lebih inklusif.
“Sinergitas dan hubungan emosional yang positif dengan masyarakat harus dirawat melalui aksi kepedulian yang konsisten. Kami ingin menegaskan paradigma bahwa Polri tidak hanya berperan dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), melainkan juga hadir sebagai problem solver dalam aspek kemanusiaan,” imbuhnya.
Aksi sosial ini menjadi bukti nyata dari pelayanan prima yang berorientasi pada kemaslahatan publik (public interest). Melalui penguatan peran Bhabinkamtibmas di garda terdepan, Polres Sanggau jajaran berharap dapat terus memetakan persoalan krusial di masyarakat demi menghadirkan solusi yang cepat, humanis, dan berkelanjutan.
Melalui penyaluran 1.000 liter air bersih ini, Polres Sanggau dan Polsek Kapuas tidak hanya sekadar menyalurkan bantuan fisik, tetapi juga sedang merajut kembali kepercayaan publik (public trust) melalui pendekatan yang berbasis pada empati dan kebutuhan riil masyarakat. ( Wid )
