ANALISASIBERNEWS.COM
Muara Enim, 18 Juni 2026 – Sejumlah warga Desa Karang Melia, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, mengeluhkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 4 Gelumbang.
Warga mengaku kecewa karena banyak anak lulusan SD yang berdomisili sangat dekat dengan sekolah tidak diterima, sementara sejumlah calon peserta didik dari wilayah yang lebih jauh justru dinyatakan lolos seleksi.
SMP Negeri 4 Gelumbang berada di wilayah yang sangat dekat dengan permukiman warga Desa Karang Melia. Jarak rumah para calon siswa ke sekolah bahkan hanya sekitar 50 hingga 500 meter. Namun, kondisi tersebut dinilai tidak menjadi pertimbangan utama dalam proses penerimaan siswa baru.
Persoalan yang Dikeluhkan Warga
1. Penerapan Zonasi Dinilai Tidak Berjalan Maksimal
Warga menilai prinsip prioritas berdasarkan domisili terdekat tidak diterapkan secara optimal. Beberapa anak yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah tidak diterima, sedangkan calon siswa dari desa lain yang berjarak lebih jauh justru memperoleh kursi di sekolah tersebut.
Menurut warga, kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme seleksi yang diterapkan dalam penerimaan siswa baru tahun ini.
2. Daya Tampung Sekolah Dinilai Tidak Mencukupi
Warga juga menyoroti keterbatasan daya tampung SMP Negeri 4 Gelumbang yang dinilai belum sebanding dengan jumlah lulusan SD di Desa Karang Melia dan desa-desa sekitar.
Masyarakat berharap pemerintah dapat menambah ruang kelas, tenaga pendidik, serta sarana pendukung lainnya agar kebutuhan pendidikan masyarakat dapat terpenuhi secara maksimal.
3. Keterbatasan Alternatif Sekolah
Bagi sebagian besar warga, SMP Negeri 4 Gelumbang merupakan sekolah negeri terdekat yang mudah dijangkau. Apabila tidak diterima di sekolah tersebut, para siswa harus menempuh perjalanan sekitar 7 hingga 12 kilometer menuju sekolah lain.
Selain jarak yang cukup jauh, kondisi jalan yang belum sepenuhnya memadai dan biaya transportasi tambahan menjadi beban tersendiri bagi masyarakat.
4. Harapan Akan Pemerataan Akses Pendidikan
Warga berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan pendidikan di wilayah mereka. Masyarakat menilai setiap anak berhak memperoleh akses pendidikan yang mudah, aman, dan terjangkau.
Aspirasi Warga
Salah seorang warga menyampaikan bahwa masyarakat tidak meminta perlakuan khusus, melainkan berharap adanya kebijakan yang memberikan kesempatan yang adil bagi anak-anak yang berdomisili di sekitar sekolah.
“Kami hanya berharap anak-anak kami mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan di sekolah negeri yang berada sangat dekat dengan tempat tinggal mereka,” ungkap salah seorang perwakilan warga.
Tuntutan dan Harapan Masyarakat
Masyarakat Desa Karang Melia meminta perhatian dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim, Camat Gelumbang, serta pihak terkait lainnya agar:
1. Menambah kuota dan daya tampung SMP Negeri 4 Gelumbang melalui pembangunan ruang kelas baru serta penambahan tenaga pendidik.
2. Melakukan evaluasi terhadap mekanisme penerimaan siswa baru agar lebih transparan dan memperhatikan kondisi wilayah sekitar sekolah.
3. Mencari solusi bagi calon siswa yang belum memperoleh sekolah agar hak pendidikan mereka tetap terpenuhi.
4. Meningkatkan fasilitas pendidikan di wilayah Kecamatan Gelumbang sesuai dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan masyarakat.
Masyarakat berharap aspirasi ini dapat ditindaklanjuti secara serius demi menjamin hak pendidikan anak-anak di Desa Karang Melia dan wilayah sekitarnya.
Hormat Kami,
Masyarakat Desa Karang Melia
Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim
Provinsi Sumatera Selatan
Sumber: LP Firdaus

