x
Hotline News

Kampus Bukan Tempat Menyemai Masa Depan Jika Narkoba Dibiarkan Tumbuh di Dalamnya

waktu baca 2 menit
Kamis, 14 Mei 2026 17:49 6 Aziz Redaksi Jabar

DELI SERDANG,AnalisaSiberNews.com – Di ruang-ruang kuliah, mahasiswa belajar tentang teori, logika, dan cita-cita. Namun di luar papan tulis, ancaman yang jauh lebih nyata terus mengintai: narkoba.

Karena itulah, langkah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) yang datang ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara pada Rabu, 13 Mei 2026, bukan sekadar audiensi seremonial. Ini adalah pernyataan sikap bahwa kampus tidak boleh menjadi lahan subur bagi peredaran zat yang merusak masa depan generasi bangsa.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor BNNP Sumatera Utara itu diterima langsung oleh Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol. Tatar Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Penyuluh Narkoba Ahli Madya Soritua Sihombing, M.Pd., serta Konselor Adiksi Ahli Madya dr. Suku Ginting, M.Kes.

Dari pihak UINSU, rombongan dipimpin Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. H. Muzakkir, M.Ag. Turut mendampingi Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK) Dr. Abrar M. Dawud Faza, S.Fil., M.A., Kepala Bagian Umum Abdul Basid Lubis, M.Pd., serta tim Humas UINSU Medan.

Di meja pertemuan, yang dibahas bukan sekadar agenda administratif. Yang diperbincangkan adalah bagaimana menyelamatkan mahasiswa dari jebakan yang kerap datang dengan wajah pergaulan, tekanan hidup, dan rasa ingin tahu.

Program Kampus Bersih Narkoba (Bersinar), sosialisasi bahaya narkotika, tes urine, hingga penguatan edukasi dan rehabilitasi menjadi topik utama. Langkah-langkah yang mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki makna besar: mencegah sebelum generasi muda kehilangan arah.

Brigjen Pol. Tatar Nugroho mengapresiasi komitmen UINSU. Menurutnya, kampus bukan hanya tempat mencetak sarjana, melainkan benteng moral yang harus memastikan mahasiswanya tumbuh sehat, produktif, dan bebas dari narkoba.

Sebab sejarah telah berkali-kali membuktikan, narkoba tidak pernah datang dengan ancaman yang terlihat jelas. Ia hadir pelan, menawarkan kesenangan sesaat, lalu meninggalkan kehancuran panjang. Yang hancur bukan hanya tubuh, tetapi juga keluarga, cita-cita, dan masa depan.

UINSU pun berharap sinergi dengan BNNP Sumut tidak berhenti di ruang rapat. Kolaborasi ini diharapkan menjelma menjadi program nyata yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan seluruh civitas akademika.

Audiensi berlangsung hangat dan penuh semangat. Sebuah foto bersama menutup pertemuan itu. Barangkali hanya satu jepretan kamera, tetapi di baliknya tersimpan pesan kuat: perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri.

Di tengah derasnya ancaman narkotika, kampus yang memilih untuk bergerak adalah kampus yang memahami satu hal penting—ilmu pengetahuan hanya akan berarti jika generasi mudanya tetap waras, sehat, dan utuh.

Aziz

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hotline News

LAINNYA
x