x
Hotline News

Memperbaiki Aliran, Tertimbun Longsor: Duka di Pacet

waktu baca 1 menit
Selasa, 5 Mei 2026 07:48 16 Kaperwil Jawa Barat

CIANJUR, analisasibernews.com/ -Langit Pacet siang itu runtuh pelan-pelan. Hujan turun bukan sekadar air, tapi juga membawa beban tanah yang tak lagi mampu bertahan.

Senin, 4 Mei 2026, sekitar pukul 14.23 WIB, di Perumahan Griya Puncak Asri, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur—sebuah pekerjaan sederhana berubah menjadi duka. Saluran air yang selama sepekan diperbaiki, justru menjadi saksi bisu akhir hidup seorang warga.

Apippudin (61), warga Kampung Pasir Cina RT 002 RW 003, tak sempat menyelamatkan diri saat longsoran datang. Derasnya hujan menggoyahkan pagar tembok penahan tanah—yang seharusnya melindungi, justru menjadi runtuhan terakhir yang menimpanya.

Di tengah upaya memperbaiki aliran air, alam mengambil jalannya sendiri.

Kecamatan Pacet melalui Kasi Trantib Kesra bersama TNI, Polri, dan relawan bergerak cepat. Evakuasi dilakukan di tengah sisa hujan dan tanah yang masih labil. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Cimacan. Namun, nyawa lebih dulu pergi—menyisakan sunyi yang tak bisa ditolong siapa pun.

Ini bukan sekadar bencana. Ini ironi: ketika manusia berusaha memperbaiki aliran, justru terseret oleh arus yang lebih besar—alam yang tak lagi bisa diajak kompromi.

Kaperwil jabar
Aziz
Sumber
Kontributor : Abdulah

Kaperwil Jawa Barat

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x