JAKARTA,|AnalisasiberNews.com — Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., menyampaikan harapan agar jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang baru dilantik dapat memberikan masukan strategis kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi rakyat.
Menurut Sutan Nasomal, keberadaan para tokoh yang kini berada di lingkungan Wantimpres diharapkan mampu mendorong pemerintah agar kebijakan pembangunan dan pengelolaan anggaran negara semakin memperhatikan masyarakat berpenghasilan rendah serta kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi.
“Tokoh para pakar yang dilantik untuk mendampingi Presiden RI Bapak H. Prabowo Subianto diharapkan ke depannya dapat mendorong pemerintah lebih berpihak kepada rakyat, terutama dengan mendongkrak perekonomian dan memperkuat manfaat anggaran APBN bagi masyarakat,” ujar Prof. Dr. Sutan Nasomal.
Presiden Prabowo Subianto diketahui melantik 26 anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 2 Oktober 2026. Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026.
Pratikno dipercaya sebagai Ketua merangkap Anggota Wantimpres, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap Anggota, sedangkan Muhammad Qodari menjabat Sekretaris merangkap Anggota.
Sutan Nasomal juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Wantimpres yang telah mendapat kepercayaan untuk memberikan pertimbangan kepada Presiden.
Ia berharap amanah tersebut tidak hanya menjadi bagian dari struktur pemerintahan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat secara langsung.
“Selamat kepada para Dewan Pakar dan Dewan Ahli Pertimbangan Presiden RI yang telah terpilih. Harapannya, mereka dapat lebih memperhatikan masyarakat yang saat ini masih banyak menghadapi kesulitan ekonomi dan berada dalam kondisi tidak berdaya,” kata Sutan Nasomal.
Daya Beli Masyarakat Jadi Perhatian
Lebih lanjut, Sutan Nasomal menilai pemerintah perlu mengambil langkah-langkah kebijakan ekonomi yang mampu memberikan ruang lebih besar kepada masyarakat lemah dalam menghadapi tekanan ekonomi.
Menurut dia, salah satu indikator yang perlu diperhatikan adalah kemampuan daya beli masyarakat.
“Perlu langkah-langkah berani Presiden RI untuk menjalankan program ekonomi bagi masyarakat yang lemah dalam arus ekonomi. Kekuatan daya beli masyarakat menjadi salah satu ukuran apakah ekonomi Indonesia dirasakan sehat atau justru sedang mengalami tekanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebijakan ekonomi makro pada akhirnya harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, efektivitas penggunaan APBN, penciptaan lapangan kerja, penguatan usaha masyarakat, serta peningkatan daya beli dinilai perlu menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan pemerintah.
Wantimpres Diharapkan Berikan Masukan Konstruktif
Dengan bergabungnya sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang, Sutan Nasomal berharap Wantimpres dapat memberikan pandangan yang beragam kepada Presiden.
“Dengan adanya Dewan Ahli dan Dewan Pakar di sisi Presiden RI, seharusnya Indonesia bisa lebih baik lagi dalam memperkuat ekonomi sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas,” katanya.
Secara kelembagaan, Wantimpres memiliki fungsi memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden. Setelah pelantikan terbaru, salah satu anggota Wantimpres, Rocky Gerung, juga menjelaskan bahwa dewan tersebut memiliki kedudukan etis dalam melihat dampak kebijakan dan memberikan pertimbangan mengenai arah kebijakan kepada Presiden.
Karena itu, Sutan Nasomal berharap masukan yang diberikan kepada Presiden dapat memperhatikan kondisi masyarakat di lapangan, khususnya kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
Ia berharap pemerintah dapat terus menganalisis secara mendalam arah perekonomian nasional sehingga pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin dalam angka-angka makro, tetapi juga terlihat dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
“Semoga Presiden RI dapat menganalisis secara jauh bagaimana masa depan Indonesia agar perekonomiannya semakin sehat dan manfaat pembangunan benar-benar dapat dirasakan masyarakat, khususnya masyarakat kelas menengah ke bawah,” pungkasnya.
Susunan Wantimpres yang Dilantik
Berdasarkan informasi resmi Dewan Pertimbangan Presiden, sebanyak 26 tokoh dilantik pada 2 Oktober 2026. Susunannya terdiri atas:
Ketua merangkap Anggota
- Prof. Pratikno
Wakil Ketua merangkap Anggota
- Muhammad Hatta Rajasa
Sekretaris merangkap Anggota
- Muhammad Qodari
Anggota
- Sinta Nuriyah Wahid
- Muhammad Quraish Shihab
- Agum Gumelar
- Chairul Tanjung
- Said Aqiel Siradj
- Anwar Iskandar
- Yahya Cholil Staquf
- Jusuf Wanandi
- Budi Gunawan
- Bambang Soesatyo
- Salim Segaf Al-Jufri
- Soekarwo
- Dato’ Sri Tahir
- Rocky Gerung
- Ida Bagus Purwalaksana
- Philip Kuncoro Wijaya
- Budi Santoso Tanuwibowo
- Anwar Usman
- Muhamad Hatta
- Jusuf Hamka
- Margarito Kamis
- Jacky Manuputty
- Ignasius Jonan
Daftar tersebut tercantum dalam pengumuman resmi Wantimpres mengenai pelantikan 26 anggota pada 2 Oktober 2026.
Narasumber: Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H.
Editor: Yudi Sayuti, S.T.
Sumber: Pernyataan Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H. dan informasi resmi Wantimpres RI.
