BANDUNG JAWA BARAT – AnalisaSiberNews.com – 16 September 2026 – Suasana santai namun mendalam terasa dalam obrolan bersama tokoh pendidikan dan pakar politik, yang juga merupakan pendiri Yayasan Pendidikan Pembangunan Generasi Muda Indonesia Wirakarya Ciparay serta Sekolah Tinggi Kesehatan Indonesia (STIKINDO) Wirautama Ciparay H.Asep Ikhsan Bersama media, ia mengulas hasil Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung yang berlangsung produktif pada Senin, 14 September 2026 silam, bersama Pemerintah Kabupaten Bandung.
Pertemuan penting tersebut memfokuskan pembahasan pada dua agenda strategis utama, yaitu Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2027 dan Nota Pengantar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Bandung dari Komisi D Daerah Pemilihan 6, H. Asep Ikhsan S.E., S.Pd., M.M., beserta para anggota legislatif dari berbagai fraksi lainnya.
Dalam sidang paripurna tersebut, telah dipaparkan sebanyak sepuluh usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Dari jumlah itu, tujuh merupakan rancangan inisiatif dari perangkat daerah, sedangkan tiga lainnya adalah prakarsa yang dikemukakan oleh anggota dewan. Ruang lingkup pembahasannya pun sangat luas dan menyentuh langsung kebutuhan serta hajat hidup masyarakat luas, mencakup bidang pemberdayaan masyarakat, ketertiban umum, perhubungan, pariwisata, hingga aspek ketahanan pangan daerah.
Berkenaan dengan hasil rapat tersebut, H. Asep Ikhsan berharap agar seluruh proses pembahasan hingga kebijakan yang ditetapkan nantinya benar-benar bermutu tinggi dan akuntabel.
“Semoga setiap pembahasan dan kebijakan yang dihasilkan dapat semakin memperkuat langkah pembangunan serta memberikan manfaat yang nyata, terasa dampaknya bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bandung,” ungkap politisi berpengalaman dari Fraksi Partai Demokrat ini dalam nada bicara yang akrab saat berbincang santai bersama media.
Lebih lanjut dinilainya, agenda rapat yang berjalan lengkap—mulai dari penyampaian pandangan masing-masing fraksi hingga jawaban tanggapan dari Bupati Bandung—telah menjadi fondasi yang kokoh. Hal ini menjadi landasan kuat bagi perencanaan pembangunan tahun mendatang yang berjalan terarah, transparan, serta merata dan berkeadilan di berbagai sektor pelayanan publik bagi warga.(**) Ajn
