

ANALISASIBERNEWS.COM

PEKALONGAN, JAWA TENGAH – Di balik profesi wartawan yang penuh tantangan, tersimpan kisah perjuangan dan pengorbanan yang tidak selalu diketahui publik. Hal tersebut tercermin dari perjalanan hidup dua insan pers Media AnalisaSiberNews, yakni Kaperwil Jawa Tengah Hendine dan Wakaperwil Jawa Tengah Ujang Haris, yang berhasil menapaki dunia jurnalistik berbekal kerja keras, doa, dan semangat belajar tanpa henti.
Keduanya berasal dari keluarga sederhana. Sejak lama mereka terbiasa hidup mandiri dan bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup serta mengejar cita-cita. Sebelum bergabung di dunia media, berbagai pengalaman hidup telah mereka jalani di lingkungan yang berbeda-beda. Berbagai tantangan, suka, dan duka mewarnai perjalanan mereka sejak tahun 2010 hingga 2018.
Perjalanan panjang tersebut menjadi bekal berharga dalam membentuk karakter, mental, dan semangat juang yang kuat. Mereka meyakini bahwa setiap pengalaman hidup, baik yang menyenangkan maupun yang penuh ujian, merupakan bagian dari proses menuju kehidupan yang lebih baik.

Memasuki tahun 2022 hingga 2026, keduanya berkomitmen untuk terus berjuang mengubah nasib melalui jalur yang positif. Dengan mengandalkan doa, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar, mereka berusaha meningkatkan kemampuan dan kualitas diri di bidang jurnalistik.
“Belum ada kata terlambat untuk belajar. Selama kita masih diberikan kesempatan dan kesehatan, teruslah menambah ilmu dan pengalaman. Waktu berjalan begitu cepat, maka manfaatkanlah dengan hal-hal yang bermanfaat,” ujar Ujang Haris, Wakaperwil Jawa Tengah Media AnalisaSiberNews.
Menurutnya, dunia jurnalistik bukan hanya tentang mencari dan menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk belajar memahami berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah kehidupan masyarakat.
Sementara itu, Hendine selaku Kaperwil Jawa Tengah menegaskan pentingnya menjaga solidaritas, kekompakan, dan rasa saling menghormati dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia mengajak seluruh rekan media untuk menjadikan profesi wartawan sebagai wadah pengabdian kepada masyarakat, bukan sebagai sarana untuk saling menjatuhkan.
“Kita harus tetap semangat, kompak, jangan saling menghina, dan jangan merendahkan sesama. Setiap orang memiliki perjalanan hidup dan perjuangannya masing-masing. Yang terpenting adalah bagaimana kita saling mendukung untuk maju bersama,” kata Hendine.
Hendine juga menceritakan perjalanan kariernya di dunia jurnalistik. Sebelum dipercaya menjadi Kaperwil Jawa Tengah, dirinya pernah mengabdi sebagai wartawan di Media Kilas Fakta selama satu tahun. Setelah itu, ia melanjutkan kiprahnya selama tiga tahun di Media Pejuang Hukum 45, hingga akhirnya mendapatkan kepercayaan untuk memimpin wilayah Jawa Tengah di Media AnalisaSiberNews.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama bertahun-tahun di lapangan telah memberikan banyak pelajaran berharga, mulai dari membangun relasi, memahami etika jurnalistik, hingga pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan profesi wartawan.
Lebih lanjut, Hendine mengingatkan bahwa setiap insan pers memiliki tanggung jawab moral untuk menyajikan informasi yang berimbang, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, sikap saling menghargai, menjaga sopan santun, dan menjunjung tinggi profesionalisme harus selalu menjadi pegangan dalam bekerja.
“Kita semua adalah manusia ciptaan Tuhan. Karena itu, mari kita saling menghormati, menjaga sopan santun, menghargai sesama tim, dan terus mempererat persaudaraan. Dengan kebersamaan dan kekompakan, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan yang ada,” tambahnya.
Kisah perjalanan Hendine dan Ujang Haris menjadi gambaran bahwa keberhasilan tidak selalu ditentukan oleh latar belakang keluarga atau kondisi ekonomi. Dengan tekad yang kuat, kemauan untuk terus belajar, serta keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa, setiap orang memiliki kesempatan untuk meraih impian dan mengubah masa depannya menjadi lebih baik.
Di akhir pernyataannya, keduanya mengajak seluruh insan pers dan generasi muda untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi kehidupan. Mereka berharap pengalaman yang telah dilalui dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus berjuang, bekerja keras, dan tidak berhenti belajar.
“Tetap kompak, tetap semangat, dan terus berkarya. Karena setiap perjuangan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan menemukan jalannya menuju keberhasilan,” tutup Hendine dan Ujang Haris.
Redaksi AnalisSiberNews


Tidak ada komentar