
ANALISASIBERNEWS.COM I Kab bandung -Simpang siur nya informasi di kalangan masyarakat soal kondisi SMPN 1 dayeuhkolot kab bandung.
Memicu isu yang tidak sedap. Sekolah tersebut patut di duga tidak melaksanakan anggaran pemeliharaan sarana prasarana dengan baik. Kondisi fisik bangunan terkesan tidak terawat, padahal alokasi dana pemeliharaan tsb pertahun cukup besar. Di tambah lagi ada dugaan masalah pembelanjaan buku melalui SIPlah milik’orang dalam’.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi SMPN 1 dayeuhkolot yang disana sini terlihat tidak di pelihara dengan baik cat mengelupas, pasilitas rusak dan kebersihan minim. Padahal setiap tahunnya sekolah menerima anggaran BOS untuk pos pemeliharaan sebesar 20℅ dari total BOS, sesuai juknis kemendikdasmen.
Selain itu, muncul dugaan terkait pembelanjaan buku. Sumber di internal sekolah mengindikasikan adanya orang dalam yang punya SIPlah sendiri, sehingga proses pengadaan buku tidak transparan dan patut di duga menguntungkan pihak2 Tertentu.
Saat tim media dari iwappa grup berupaya mengkonfirmasi kan kebenaran informasi tersebut kepada kepala sekolah SMPN 1 dayeuhkolot, yang bersangkutan sulit untuk di temui.
Dana BOS 2025 untuk SMP Rp 1.100.000./siswa/thn.
Dengan jumlah siswa yg mencapai ratusan.total dana yang di kelola sekolah mencapai ratusan juta sampai ke miliyar. Publik berhak tahu kemana anggaran itu di gunakan dan peruntukan nya untuk apa saja sesuai dengan aturan yang berlaku.
Redaksi masih membuka hak jawab seluas luasnya kepada kepala SMPN 1 dayeuhkolot dan kepada pihak dinas pendidikan kab bandung sesuai UU pers. No 40 thn 1999.
Bandung 30 Juni 2026.
SUMBER I Tame wawan iwappa grup( Pakuan Pajajaran)
Realise.





