
SIARAN PERS EKSKLUSIF
Nomor: 009 /PPKP/VII/2026
ANALISASIBERNEWS.COM
Untuk Disiarkan Segera l
*Bandung 6 Juli 2026*
*Bandung* – APBD Kota Bandung 2026 Rp 6,3 Triliun .Tapi PAD Kota Bandung 2025 cuma Rp 1,98 Triliun, realisasi 98,64% . Defisit Rp 4,3Triliun = transfer pusat + utang + efisiensi.
*Pernyataan Nampol dari pengamat Publik*:
“Masa 42 OPD kita cuma jago ngabisin anggaran? Kapan giliran mereka nyetak duit buat Kota?
BAB 1: EVIDEN +
ARGUMENTASI – ” KENAPA OPD WAJIB KONTRIBUSI PAD ?”
*Fakta 1: PAD kita Masih Tergantung Pajak + Retribusi saja*”
PAD 2024 Rp 1,98 T itu 82 % dari pajak Daerah + Retribusi.Komponen ” kekayaan Daerah
Dipisahkan + Lain -lain PAD Sah “= kecil banget .Artinya : OPD belum kreatif” jualan jasa+ aset + data”.
*Fakta 2: OPD Punya “Tambang Emas” yang Tidur*
Contoh : Dispora punya 23 GOR /Stadion ,DPKP3 punya pasar, DSDABM punya air, Diskominfo punya data, Dinsos punya databese penerima bantuan .Itu semua = aset produktif” sesuai PP 12/ 2019 .Tapi laporan PAD – nya datar.
*Reasoning*: Kalau tiap OPD cuma minta anggaran” tapi nggak ” ngasilin PAD ,maka Bandung selamanya jadi kota Konsumtif”. Padahal UU 1/2022 HKPD Pasal 93 wajibkan Pemda optimalkan semua sumber PAD.
*BAB 2: ALUR HUKUM YANG MENGIKAT – NGGAK BISA NGELES*”
*Payung Hukum Wajib
Kontribusi PAD buat OPD :
1.*UU 1/2022 HKPD apasal 93*:” Pemerintah Daerah wajib mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah”. Kata kuncinya :
Wajib Optimalkan
Nggak optimal =
melanggar UU .
2 .*PP 12/2019
Pengelolaan Keuangan Daerah Pasal 45:
PAD bersumber dari Pajak , Retribusi, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Dipisahkan,lain – lain PAD Sah.Catat: ” Hasil Pengelolaan kekayaan” = OPD wajib ” jualan asetnya.
3.*Permendagri 77/2020*:
Kepada OPD =
Pengguna Anggaran
+ Pengguna
Barang.Tugasnya : Meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan PAD dari aset yang dikuasai”. Nggak ada kata ” minta saja ”
4.* Inpres 1/ 2025
Efisiensi*: Presiden pemerintahkan efisiensi+ optimalisasi PNBP / PAD .OPD yang nggak kontribusi PAD = nggak nurut Inpres.
*Konsekwensi Hukum*:
Kepada OPD yang PAD – nya ” nol inovasi 3 tahun berturut” bisa kena Teguran tertulis- Penunda an Tukin – Rekomendasi mutasi .
Karena gagal laksanakan Permendagri 77/2020.
BAB 3: GAGASAN NAMPOL OPD MESIN PAD “- 4 PILAR”
PILAR 1: OPD JULA JASA” – Ubah Layanan Jadi Produk
Contoh Dispora : GOR kosong malam hari = sewa coworking + event . Target PAD : Rp 50 Miliar / tahun.
*Contoh Diskominfo*: ” jika Data Terbuka Bandung: ” Jika Data Terbuka Bandung” ke star up .Data traffic ,cauca , sampah. model kayak DKI punya Jakarta Satu. Target PAD : Rp 10 Miliar/ tahun .
*Hukum*: Masuk ” Lain -lain PAD Sah ” PP 12/ 2019 Pasal 45
*Pilar 2: ” OPD JuAl ASET TIDUR”- Nganggur = Dosa*
*Contoh DPKP3*: Kios pasar kosong 30%0= lelang ke UMKM + konsep “Pasar Night Market”.
*Contoh Dinsos*: Tanah panti sosial = kerjasama hotel kapsul sosial .50% buat penghuni ,50% sewa masuk PAD .
*Hukum*: Wajib lapor + setoran ke kas Daerah
sesuai PP27/ 2014 BMN / BMD
PILAR 3: ” OPD JULA SERTIFIKASI+ KURADI ” Jadi Badan Usaha Milik OPD ”
*Contoh Disbudpar* : Bikin Sertifikat Halal + Layak Wisata Bandung “. Hot / kafe wajib bayar kurasi Rp 5 juta/ tahun biar dapat logo” Bandung Juta”.
*Contoh Dinkes*: Klinik Mobile Bersertifikat Pemkot”. Jasa cek kesehatan ke pabrik= bayar ke PAD .
*Hukum*: Ini Retribusi Jasa Umum UU 1/ 2022 Pasal 94
PILAR 4: OPD JULA KINTEN+ BRANDING” – Reputasi= Duit
Contoh Disdik : Sekolah Juara Bandung” – franchise kurikulum ke kabupaten lain, Bayar royalti ke PAD .
*Contoh DLH*: “Bandung Zero Waste Cry ” = JULA cerita + jasa konsultan ke kota lain.Sponsor + PAD.
*Reasoning*: Jakarta jual Smart City “, Surabaya jual ” Surabaya Green” .Bandung harus ju ” *Bandung Kreatif*. Konten itu PAD 2026.
*BAB 4: MEKANISME IKAT + UKUR – BIAR NGGAK CUMA WACANA*”
*Usulan ke pak Farhan + Sekda+DPRD*:
1.” *Persalinan Kontribusi
PAD OPD” : Tiap OPD wajib set target PAD dari aset + jasa minimal 15%0dari total belajarnya .Nggak nyampe = anggaran tahun depan dipotong 10%
2.*Papan Skor PAD OPD*: Pasang di Balai Kota + website http :// buka .bandung.go.id.Ranhking OPD paling kreatif nyetak PAD .
Transparan tiap bulan.
3.*Tukin OPD Tergantung PAD*: 30% Tukin Kepala OPD + Kabid cair kalau target PAD non pajak ” tercapai. Biar nggak cuma ngejar serapan belanja.
*KESIMPULAN 3
TAMPARAN EKSKLUSIF*
1.*Ke 42 Kepala OPD*:
*Pak /Bu, stop jadi pengemis APBD, Mulai sekarang jadi pengusaha daerah ‘ GOR ,pasar,data, tanah, reputasi OPD = tambang emas.Kalau nggak digali, berati Bapak/ ibu lalai amanah UU 1/2022*
2.*Ke Pak Farhan + Pak Sekda : Pak Bandung Juta nggak bisa dari transfer pusat saja .
Bikin kontrak kinerja PAD -bya naik 50%= kasih bonus .Yang PAD- nya nol = evaluasi jabatan. TEGAS,Pak ”
3.*Ke Warga Bandung*:
Pajak bapak – ibu udah bayar.Sekarang giliran OPD balas Budi ke Kota .Kawal OPD di Kelurahan bapak / ibu : Pak Lurah ,aset RW kita udah ngasilin PAD belum? Itu hak, bukan nyiyir”.
*PENUTUP*: *BERIKAN YANG TERBAIK UNTUK KOTAKU*
bukan slogan .Itu Pemerintah UU 42 OPD = 42 CEO BUMD Mikro . Kalau semua jalan, PAD Bandung 2017 bisa tembus Rp 3 T tanpa naikin pajak warga.
Hormat kami,
*R.WEMPY SYAMKARYA,S.H.M.H.
Dewan Penasehat Analisaber Nasional




