SIARAN PERS
TANGGAPAN EKSKLUSIF
R.WEMPY SYAMKARYA,D.H
M.H.
Pengamat Kebijakan Publik dan Politik
Dewan Penasehat Analisaber
*No.14/SP- PEMKOT/VI/2026*
ANALISASIBERNEWS.COM
Bandung, 18 Juni 2026*
I.*PENGANTAR AKADEMIS:
APA ITU ” SENSE OF CRISIS”?
Dalam ilmu administrasi publik,” sense of Crisis ” adalah kemampuan birokrasi mendeteksi dini, merespon cepat, dan mengkomunikasikan situasi yang menggangu pelayanan publik.Ia adalah *”radar negara*.Tanpa radar , birokrasi berjalan buta.Tanpa urgensi , birokrasi mati sebelum bekerja.
Gangguan pelayanan publik skala besar yang terjadi 16 Juni 2026 di salah satu kawasan padat Kota Bandung menjadi cermin : radar kita mati, urgensi kita hilang.
II.DIAGNOSA : 3 PENYAKIT BIROKRASI YANG
TERBONGKAR
*1.Penyakit”Administrasi Rutin “*
*Evidence*: Selama 24 jam pertama gangguan,saluran resmi Pemkot , OPD , Camat,Lurah = senyap. Tidak ada rilis, tidak ada update,tidak ada kanal aduan.
*Alur Hukum*: UU 25/2009
Pelayanan Publik Pasal 15: Penyelenggara wajib informasikan secara benar ,jelas ,tepat waktu. Permen PANRB 15/2014: Standar pelayanan wajib memuat SOP gangguan.
*Edukasi ASN*: Tufoksi Anda bukan sekedar absen dan surat – menyurat.Saat Krisis ,meja Anda berubah jadi posko. Kertas Anda berubah jadi maklumat.
Diam Anda = pelanggaran hukum.
*2.Penyakit ” Rantai Komando Patah*”
*Evidence*: Pimpinan daerah baru mendapat informasi dari kanal non- pemerintah.
Laporan dari Lurah – Camat – Sekda tidak berjalan.
*Alur Hukum*: Permendagri 4/2010 ; Lurah wajib lapor cepat ke Camat, Camat wajib teruskan ke Wali Kota via Sekda. Ini eary warning system’ pemerintahan.
*Edukasi ASN*: Camat – Lurah adalah “mata dan telingga Wali Kota”. Jika mata buta dan telinga tuli, maka kepala tidak bisa mengambil keputusan.
Lapor cepat bukan membebani atasan.
Lapor cepat adalah menyelamatkan warga.
*3.Penyakit “OPD Tanpa Sura “*
*Evidence*: OPD teknis tidak aktif sebagai sumber informasi resmi.Ruang publik diisi spekulasi,bukan data pemerintah.
*Alur Hukum*: Perpres 95/2018 SPBE + UU 14/2008 KIP Pasal 9 : Badan publik wajib umumkan informasi serta – Merta yang mengancam hajat hidup orang banyak.
*Edukasi ASN*: Kepada OPD, Anda bukan manajer anggaran saja. Anda juru bicara negara di bidang Anda .Saat warga butuh kepastian, suara Anda harus paling dulu terdengar.Senyap Anda = negara absen.
III.RESEP PEMULIHAN:
BERBALIK ARAH SESUAI TUFOKSI
Ini bukan teguran.Ini resep agar ASN Kota Bandung bangkit:
*Resep 1: Untuk Lurah ” Jadilah Sensor Pertama “*Tugas Anda bukan menunggu laporan warga masuk.Tugas Anda mendeteksi gangguan sebelum warga panik.SOP : 1 jam pertama= data di tangan, laporan ke Camat.Ingat : 1 laporan cepat Anda = 1000 warga tenang.
*Resep 2: Untuk Camat – ” Jadilah Filter Cerdas”*
Tugas Anda bukan meneruskan semua laporan.Tugas Anda memilah , memverifikasi,dan menaikan yang darurat ke Sekda dalam 2jam.Anda menyambung antara akar rumput dan meja Pimpinan.
*Resep 3: Untuk Kepala OPD – ” Jadilah JurubBicara Negara*”
Tugas Anda bukan rapat internal saja. Tugas Anda buka pintu komunikasi ke publik .SOP : 2 jam pertama= rilis info awal 3K : Kapan terjadi, Kena wilayah, mana, kanal aduan apa.
Transparansi adalah vaksinanti kepanikan.
*Resep 4: Untuk Sekda – ” Jadilah Motor Birokrasi*”
Tugas Anda bukan tanda tangan saja .Tugas Anda pastikan mesin pelaporan berputar dari bawah ke atas.
Bagun Command Center 24 jam. Audit SOP krisis tiap triwulan.Mesin macet di Anda = Seluruh Kota berhenti.
*Resep5 : Untuk WalibKota & Wakil Walikota – Jadilah Komando Moral*”
Warga tidak butuh Anda sempurna.Sarga Anda sempurna. Warga butuh Anda hadir dan bicara.
3 jam hadir dan bicara .3 jam pertama= ambil komando publik.Kehadiran + komunikasi Anda = obat bagi kepercayaan publik yang runtuh.
IV.PESAN PENUTUP UNTUK SELURUH ASN KOTA BANDUNG
*Kepada 3.000 ASN yang saya hormati*
*Gaji Anda dibayar negara.
Pangkat Anda diberi negara. Tapi kepercayaan warga tidak dibeli.
Kepercayaan warga dimenangkan lewat kerja dan kepedulian
Mati urgensi ” terjadi bukan karena kita tidak mampu.Ia terjadi karena kita terbiasa nyaman dalam rutinitas.
Ingat sumpah Anda sebagai ASN : Melayani publik dengan profesional,jujur, tanggap .Tanggap” = sense of crisis.
Bandung 2036 tidak butuh ASN yang banyak. Bandung butuh ASN yang peka .ASN yang berbalik arah dari zona nyaman, kembali tufoksi sejati; Melindungi dan melayani warga.
Jangan tunggu Walikota marah.Jnagamyunggu warga demo. Mulai dari meja Anda hari ini.BagunradarvAnda .Nyalakan urgensi Anda.”
*PENUTUP*
Rilisan ini kami susun sebagai bentuk cinta dan kritik konstruktif.Semoga jadi alarm agar birokrasi Kota Bandung Bagun dari tidur panjangnya.
Demikian.
Hormat saya,
*R.WEMPY SYAMKARYA, S.H.M.HM
*Tembusan*: Mentri Dalam Negeri, Gubernur Jawa Barat, DPRD Kota Bandung BKPSDM Kota Bandung.Ombudsman RI Perwakilan Jabar
——
