TANGERANG,| AnalisasiberNews.com — Dalam rangka mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mendorong penerapan teknologi budidaya yang lebih efektif, Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Provinsi Banten melaksanakan Gerakan Tanam Serentak Program PM AAS dengan Sistem Tabela di Kampung Gabusan Jaya, Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian melalui penerapan sistem tanam yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses budidaya tanaman padi serta mendukung produktivitas lahan pertanian.
Gerakan tanam serentak ini melibatkan Kelompok Tani (Poktan) Gabusan Jaya yang berada di Desa Rancalabuh. Kegiatan juga mendapat dukungan dari Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Banten sebagai bagian dari sinergi dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di daerah.
Ketua Poktan Gabusan Jaya, Aryani, turut terlibat dalam pelaksanaan kegiatan gerakan tanam serentak tersebut. Kehadiran kelompok tani menjadi bagian penting dalam penerapan program di tingkat lapangan, khususnya dalam mendorong petani agar semakin mengenal dan menerapkan metode budidaya yang sesuai dengan perkembangan teknologi pertanian.

Dorong Efisiensi Budidaya Padi
Sistem Tabela (Tanam Benih Langsung) merupakan salah satu metode dalam budidaya padi dengan cara menanam benih secara langsung pada lahan yang telah dipersiapkan.
Penerapan metode tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam meningkatkan efisiensi kegiatan budidaya. Dengan dukungan pengetahuan, pendampingan, serta pengelolaan lahan yang tepat, sistem tanam langsung dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan petani.
Dalam kegiatan Gerakan Tanam Serentak Program PM AAS tersebut, penerapan Sistem Tabela diarahkan untuk mendukung budidaya tanaman padi yang produktif dan memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.
Bagi kelompok tani, kegiatan semacam ini juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan pemahaman mengenai perkembangan metode pertanian serta memperkuat kerja sama antarpetani dalam mengelola lahan pertanian.
Sinergi Pemerintah dan Kelompok Tani
Gerakan tanam serentak di Kampung Gabusan Jaya tidak hanya menjadi kegiatan penanaman secara bersama-sama, tetapi juga mencerminkan adanya sinergi antara pemerintah dan kelompok tani dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi para petani untuk memperoleh informasi mengenai metode budidaya, pemanfaatan teknologi pertanian, serta berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas.
Semangat kegiatan tersebut sejalan dengan tema “Banten Maju Sejahtera”, dengan harapan pembangunan pertanian dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani di wilayah Provinsi Banten.
Diharapkan Tingkatkan Produktivitas Petani
Melalui Gerakan Tanam Serentak Program PM AAS Sistem Tabela, para petani di Desa Rancalabuh diharapkan semakin termotivasi untuk menerapkan metode pertanian yang efektif, efisien, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.
Penerapan teknologi dan metode budidaya yang tepat diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan sektor pangan di tingkat daerah.
Kegiatan tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan tanam serentak, tetapi dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan praktik pertanian yang berkelanjutan bagi kelompok tani.
Dengan adanya dukungan pemerintah serta keterlibatan aktif kelompok tani, pengembangan sektor pertanian di Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, diharapkan dapat terus berkembang.
Gerakan tanam serentak ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat semangat para petani dalam meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong penerapan teknologi pertanian yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten.
Penulis: Abdul Rohim
Editor: Yudi Sayuti, S.T.
