Analisasibernews.com, LANDAK – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Landak menunjukkan komitmen nyata terhadap akselerasi mutu pendidikan di wilayah pelosok melalui aksi filantropi. Rona kebahagiaan dan optimisme terpancar jelas dari wajah para siswa-siswi SD Negeri 03 Karangan, Desa Tubang Raeng, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, saat menerima penyaluran bantuan seragam sekolah dari jajaran Polres Landak pada Senin (28/9/2026).
Agenda sosial humanis ini diinisiasi secara langsung oleh personel Staf Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Landak. Langkah konkrit ini merupakan representasi kepedulian dan atensi mendalam Polri terhadap sektor pendidikan, dengan memprioritaskan bantuan seragam bagi para peserta didik dari keluarga kurang mampu guna menunjang efektivitas aktivitas instruksional di sekolah.
Kehadiran korps penegak hukum ini disambut dengan penuh kehangatan oleh Kepala SD Negeri 03 Karangan, Lestari Sandiwanti, S.Pd., beserta jajaran dewan guru. Sinergi dan keakraban interaksional mengalir secara natural saat para personel kepolisian menyerahkan atribut pendidikan tersebut secara langsung kepada para siswa.
Bagi para peserta didik, stimulan ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan sarana sandang sekolah. Kehadiran figur aparat kepolisian di institusi pendidikan formal ini menjadi memorabilia yang impresif, sekaligus bertindak sebagai katalisator motivasi internal bagi mereka untuk terus konsisten menuntut ilmu.
Suasana semarak kian terasa dari antusiasme para siswa saat menerima paket seragam tersebut. Bahkan, nuansa haru sempat teoretis ketika salah seorang murid secara spontan mengartikulasikan rasa syukur dan apresiasinya atas atensi yang mereka peroleh.
“Terima kasih, Pak Polisi, sudah memberikan seragam kepada kami. Kami senang sekali,” tutur salah satu siswa dengan ekspresi penuh kegembiraan.
Di samping memformulasikan bantuan pemenuhan fasilitas sekolah, Staf SDM Polres Landak juga menyisipkan muatan edukatif edukasi karakter (character building). Para siswa diimbau secara persuasif untuk senantiasa mengedepankan ketekunan belajar, memuliakan orang tua dan guru, menginternalisasi nilai-nilai kedisiplinan, serta mengeliminasi potensi perilaku yang destruktif bagi masa depan.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kabag SDM Polres Landak AKP Teguh Pambudi, S.H., menegaskan bahwa manifesto gerakan sosial ini merupakan wujud dedikasi Polri terhadap proteksi generasi muda sekaligus instrumen strategis untuk merekatkan kemitraan polisi dan masyarakat sejak usia dini.
“Kami memproyeksikan kehadiran elemen Polri tidak hanya termanifestasi dalam fungsi preventif dan represif keamanan, melainkan juga secara berkelanjutan menyentuh pilar esensial pendidikan. Harapan kami, kontribusi stimulus seragam ini dapat memberikan dampak empiris yang maslahat serta mengeskalasi girah belajar para siswa,” papar AKP Teguh Pambudi, S.H.
Kabag SDM menambahkan, investasi perhatian terhadap ekosistem pendidikan merupakan urgensi mutlak dalam melahirkan sumber daya manusia (SDM) masa depan yang kompetitif. Konsep anak sebagai aset bangsa mengharuskan keterlibatan lintas sektor guna memberikan dukungan moril dan materil agar tumbuh kembang mereka berjalan optimal.
“Kami berharap anak-anak kita semakin terakselerasi motivasinya untuk merajut cita-cita setinggi mungkin, serta bertransformasi menjadi generasi yang berintegritas, berkarakter luhur, dan menjadi kebanggaan kolektif bagi keluarga, sekolah, maupun daerah,” imbuhnya.
Merespons inisiatif positif tersebut, Kepala SDN 03 Karangan, Lestari Sandiwanti, S.Pd., menyampaikan apresiasi tertingginya atas atensi humanis dan kontribusi berharga yang dialokasikan oleh jajaran kepolisian.
“Kami menghaturkan terima kasih yang mendalam kepada Polres Landak, terkhusus Staf SDM, yang telah mengalokasikan bantuan seragam berharga ini. Intervensi ini sangat bermakna secara sosiologis bagi anak didik kami dan niscaya memperkuat determinasi mereka dalam menempuh proses pembelajaran,” pungkas Lestari.
Pihak sekolah berharap jalinan kemitraan dan kepedulian yang diinisiasi oleh Polres Landak ini dapat tereskalasi secara berkelanjutan demi stimulasi positif bagi lingkungan sekolah dan masyarakat luas. Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi penuh keakraban, merefleksikan sebuah pesan fundamental bahwa kepedulian kolektif sekecil apa pun mampu memantik kebahagiaan universal serta membangun fondasi kokoh generasi penerus bangsa. ( Wid )
