KOTA BANDUNG JAWA BARAT – AnalisaSiberNews.com, Kamis (24/9/2026) — Tindak kekerasan berupa pengeroyokan terjadi di kawasan Bundaran Cibiru, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, pada Rabu (23/9) sore. Seorang warga bernama DS, akrab disapa Endin, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh sekelompok pengamen berjumlah delapan orang. Peristiwa ini menyebabkan korban menderita luka serius di kepala dan wajah.
Kapolsek Panyileukan, AKP Anang Suryana, secara resmi membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi awak media. Berdasarkan keterangan yang dikumpulkan, peristiwa bermula sekitar pukul 17.00 WIB, ketika kelompok berjumlah delapan orang yang diketahui berprofesi sebagai pengamen berkumpul dan mengonsumsi minuman beralkohol di tepi jalan, tepat di samping tempat berjualan warga.
Suasana berubah panas sekitar pukul 17.30 WIB. Diduga bermula dari perselisihan terkait permintaan sumbangan yang diajukan korban kepada kelompok tersebut, salah satu dari mereka tiba-tiba menyerang Endin. Serangan itu segera diikuti anggota kelompok lainnya, sehingga korban jatuh terkapar di pinggir jalan dengan luka di kepala serta bagian wajah.
“Kejadian ini diduga bermula dari perselisihan terkait permintaan uang sumbangan yang dilakukan korban kepada para pengamen,” jelas AKP Anang.
Karena para pelaku diketahui berada dalam pengaruh alkohol, warga sekitar enggan melakukan intervensi langsung demi keselamatan diri. Korban pun ditinggal sendirian di lokasi setelah para pelaku pergi meninggalkan tempat kejadian. Setelah menerima laporan dari masyarakat, tim kepolisian segera bergerak ke lokasi. Korban kemudian dirujuk ke RSUD Ujungberung untuk mendapatkan penanganan medis.
“Kami segera bergerak ke tempat kejadian begitu laporan masuk. Kondisi di lokasi kini sudah aman dan terkendali. Korban langsung kami bawa untuk mendapat perawatan medis,” tegas Kapolsek Panyileukan.
Hingga saat ini, penyelidikan masih berjalan. Pihak kepolisian sedang mengidentifikasi serta menelusuri keberadaan kedelapan orang yang diduga menjadi pelaku. Polisi berkomitmen mengusut tuntas kasus ini agar keadilan ditegakkan dan kejadian serupa tidak terulang kembali di tengah masyarakat.(**) Ajn
