KABUPATEN BANDUNG JAWA BARAT – AnalisaSiberNews.com, 22 September 2026 — Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Komisi B, Daerah Pemilihan 3, Fraksi Partai Demokrat, Venny Noveny S.S., turut berperan aktif dalam rangkaian rapat pembahasan yang digelar oleh Panitia Khusus (Pansus) VI DPRD Kabupaten Bandung. Kegiatan ini menjadi tahap penting dalam proses legislasi daerah guna memastikan lahirnya peraturan yang tepat sasaran, berkeadilan, dan membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pembahasan yang berlangsung kali ini mencakup dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang bersifat sangat strategis dan menyentuh langsung kepentingan publik. Pertama, Raperda Perubahan Keempat atas Peraturan Daerah tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Kedua, Raperda tentang Pencegahan, Penyebarluasan, dan Penggunaan Pornografi.
Dalam keterangannya, Venny Noveny S.S. menegaskan pentingnya ketelitian dalam menelaah kedua rancangan peraturan tersebut:
“Kedua Raperda yang sedang kita bahas ini memiliki bobot yang sangat penting. Terkait penyertaan modal pada PDAM, ini menyangkut ketersediaan air bersih — kebutuhan dasar setiap warga. Setiap perubahan modal harus dipastikan dikelola secara transparan dan akuntabel, agar manfaatnya langsung terasa pada peningkatan pelayanan air bersih hingga ke pelosok desa.
Sementara itu, Raperda pencegahan pornografi berkaitan erat dengan perlindungan keluarga, anak-anak, dan generasi muda kita. Kita ingin lahirnya peraturan yang tidak hanya tegas, tetapi juga mampu menjadi benteng moral dan sosial di tengah masyarakat. Semua ketentuan yang kita susun harus sejalan dengan peraturan yang berlaku di atas, namun tetap merespons kebutuhan nyata yang ada di Kabupaten Bandung.” ujar Venny Noveny
Setiap sesi pembahasan berjalan secara mendalam, di mana setiap pasal dan ketentuan ditelaah satu per satu. Hal ini dilakukan guna memastikan regulasi yang disusun nanti tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga efektif dilaksanakan dan benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi warga.
Venny Noveny menambahkan, seluruh proses pembahasan terus berjalan secara bertahap dan terbuka, dengan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya. “Kami berkomitmen agar peraturan yang lahir nanti benar-benar berpihak pada rakyat,” pungkas Venny Noveny (**) Ajn
